Berita Pidie Jaya
Warga Dambakan Puskesmas Cubo Sedia Ruang Rawat Inap, Ini kata Kapus
Dengan adanya ruang inap di puskesmas tersebut, maka akan mempermudah jangkauan jika ada orang yang sakit mendadak terutama pada malam hari.
Penulis: Abdullah Gani | Editor: Nur Nihayati
Dengan adanya ruang inap di puskesmas tersebut, maka akan mempermudah jangkauan jika ada orang yang sakit mendadak terutama pada malam hari.
Laporan Abdullah Gani | Pidie Jaya
SERAMBINEWS,COM.MEUREUDU - Warga Blang Sukon Kemukiman Cubo Kecamatan Bandarbaru, Piie Jaya, mendambakan agar Puskesmas Cubo juga disediakan ruang rawat inap.
Dengan adanya ruang inap di puskesmas tersebut, maka akan mempermudah jangkauan jika ada orang yang sakit mendadak terutama pada malam hari.
Selain itu, masyarakat juga mengharapkan pemkab setempat supaya pos kesehatan desa (Poskesdes) yang kini hancur akibat gempa bumi sekitar tiga tahun silam dibangun baru.
Dengan demikian pelayanan kesehatan di gampong akan cepat terlayani termasuk juga bagi ibu-ibu yang akan melahirkan.
Selama ini, kata beberapa warga kepada Serambinews,com, Kamis (13/2/202), harapan Puskesmas Blang Sukon tersedia ruang rawat inap, supaya warga yang butuh pelayanan sesegera mungkin.
• Debit Air Mata Ie Menurun, Suplai dari PDAM Tirta Mountala Terancam Terganggu
• Sri Wahyuni, Mahasiswi Penerima Beasiswa Bidikmisi yang Aktif Berorganisasi
• Aceh Barat Raih Penghargaan SPIP dan APIB
Selama ini khusus untuk dirawat inap pasien terpaksa harus dibawa ke Puskesmas Luengputu Ibukota Kecamatan Bandarbaru yang jaraknya kurang lebih 10 kilometer dari kampungnya.
Sementara ibu yang akan melahirkan terutama jika sifatnya dadakan, maka mereka ke rumah ibu bidan di Blang Baro kecamatan sama dengan jarak tempuh sekitar tiga kilometer.
Ibu bidan tersebut tugasnya di Gampong Blang Sukon. Tapi jika Poskesdes yang sudah hancur itu dibangun baru.
"Kami berharap agar pemkab membangun kembali Poskesdes di desa kami," kata Sarwaidi, seorang penduduk diiyakan Abubakar, warga lainnya.
Ini tempat (maksudnya Poskesdes) perlu dibangun lain agar ibu bidan pun sewaktu-waktu dapat bermalam disini," timpal Abubakar.
Menanggapi persoalan tersebut, Kepala Puskesmas Cubo, Ibrahim STP menyebutkan, tidak tersedianya ruang inap di puskesmas yang dipimpinnya karena beberapa alasan.
Satu di antaranya adalah, dilihat dari jumlah penduduk di dua gampong (Blang Sukon dan Kayeue Jatoue) masih kurang.
Sehingga dinilai belum layak atau tidak cocok jika dilengkapi dengan ruang rawat inap.