Berita Aceh Barat
Bupati Aceh Barat Angkat Bicara Terkait Beredarnya Video Perkelahian di Pendopo
“Saat dia berdiri tangan Zahidin sudah siap mengarah kepada saya, lalu saya dengan cepat mendorong tangannya agar tidak mengenai saya sambil berdiri.
Penulis: Sadul Bahri | Editor: Nurul Hayati
Karena disebutkan adanya penagihan, lalu Ramli mengaku dirinya bertanya kepada Zahidin, penagihan terkait hal apa.
Kemudian, Zahidin menunjukkan surat dengan kop bertuliskan Jurnal Bhayangkara news.
Melihat surat tersebut, Ramli mengatakan jika surat tersebut pernah ia terima sebelumnya.
• Pulang Ziarah Kubur Hari ke-3, Keluarga Tersenyum Bareng Foto Ashraf Sinclair, Sang Adik Curhat Pilu
Ia mengira surat Jurnal Bhayangkara News yang ditunjukkan kepadanya itu merupakan surat tugas media yang pernah ia disposisikan kepada Sekretariat Daerah (Sekda) setempat untuk ditelaah.
“Jadi saat itu ia menunjukkan surat ini kepada saya. Memang sebelumnya surat tersebut pernah diterimanya dan saya menuliskan untuk menghadapi sekda dan akhirnya mereka telaah dan dibuka semuanya, dan setelah mereka telaah bahwa apa yang tertera di sini tidak ada sangkut pautnya dengan saya sama sekali,” ujarnya.
Menurutnya, dalam surat dengan kop Jurnal Bhayangkara yang menyebutkan, tentang tagihan hutang yang dituduhkan atas dirinya itu sama sekali tidak ada hubungannya.
Lantaran berdasarkan surat tersebut yang mengambil uang orang lain.
Namun anehnya menurut Ramli, malah dibebankan kepada dirinya.
Ramli menambahkan, berdasarkan catatan dalam surat tersebut, atas hutang berjumlah Rp 279 juta, guna kepentingan pelantikannya sebagai bupati terpilih tahun 2017 lalu tidak benar dan tidak ada kaitannya sama sekali.
• BPN Aceh, Pemanfaatan Zona Nilai Tanah dapat Mendongkrak PAD Bener Meriah
Ramli menjelaskan kepada Zahidin, tidak ada kaitan atas hutang tersebut dengannya.
Namun Zahidin diakuinya seperti memaksa, agar dirinya bertanggung jawab membayar uang tersebut.
Tapi Ramli MS menolak bertanggung jawab, lantaran merasa tidak ada hubungan dengan dirinya.
“Lalu saya bilang apa yang harus saya tanggung jawab tidak ada hubungannya dengan saya, jadi apa yang saya bayar saya pun tidak tahu. Lalu saya kayak dipaksa, kayak diperas saya, tapi dia tetap bilang hutang itu harus bayar, nggak mau saya bilang,” kata Ramli.
Saat Ramli menyatakan itu pada Zahidin, posisi keduanya sedang duduk berdekatan.
Tangan Ramli tanpa sengaja menyentuh lutut Zahidin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/klarifikasi-bupati-aceh-barat-terkait-pemukulan.jpg)