Pelaku Teroris di Jerman Rasis dan Anti Islam, Anggap Turki dan Israel Layak Dihancurkan
Tobias Rathjen membunuh sembilan orang dengan latar belakang imigran, di antaranya lima orang Turki, dan melukai enam orang lainnya di pusat Hanau
SERAMBINEWS.COM - Pelaku tragedi penembakan yang terjadi di Hanau, Jerman ditemukan tewas bunuh diri di rumahnya pada Kamis (20/2/2020).
Sebelumnya, pelaku yang diketahui bernama Tobias Rathjen (43) melakukan penembakan massal pada Rabu (19/2/2020) malam waktu setempat.
Dilansir Kompas.com yang mengutip dari AFP, Tobias Rathjen diyakini berasal dari ekstrem sayap kanan yang melakukan aksi penembakan dilandasi rasialisme.
Kanselir Jerman Angela Merkel mengutuk aksi tersebut, yang dinyatakan sebagai aksi terbaru yang paling menyedihkan dan mematikan terkait ekstrem sayap kanan Jerman dalam beberapa bulan terakhir.
Tobias Rathjen membunuh sembilan orang dengan latar belakang imigran, di antaranya lima orang Turki, dan melukai enam orang lainnya di pusat Hanau, dekat Frankfurt, pada Rabu (19/2/2020) malam.
• Dunia Dilanda Wabah Penyakit, Ini Tokoh Islam yang Menemukan Banyak Cara Pengobatan
• Sebelum Terkenal, Beginilah Wajah Asli Lucinta Luna saat masih Bekerja di Salon, Terlihat Lakinya?
• Sunda Empire Sebut Bisa Kendalikan Nuklir, Ini Penampakan Pusat Kendali Nuklirnya, Bikin Kaget!
• Ngebet Ingin Punya Cucu, Ibu Mertua Pantau Malam Pertama Anaknya di Depan Pintu
Dia kemudian pulang dan mengamuk.
Sebelum bunuh diri, dia juga membunuh sang ibu yang berusia 72 tahun.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 22.00 di sebuah kafe shisha tengah malam di pusat Hanau, 20 kilometer dari Frankfurt Timur.
Tersangka dilaporkan membunyikan bel pintu dan kemudian menembak sejumlah orang di ruang rokok di mass-market daily, menurut seorang warga bernama Bild.
Dia kemudian menaiki mobilnya dan setelah itu menembak ke arena bar dan kafe.
Setelah dia melakukan penembakan besar-besaran, dia ditemukan tewas di apartemennya bersama sang ibu dengan kondisi keduanya tewas karena tembakan senjata api.
• Tol Blangbintang Segera Beroperasi, Tinggal Satu Jembatan Lagi
• VIRAL Video Ibu Siksa Anak Kandung, Pelaku Ngaku Ingin Goda Mantan Suami yang Nikah Lagi
• Pelaku Penembakan di Jerman Tewas di Rumahnya Bersama Mayat lain
Tersangka Tobias Rathjen diperkirakan seorang rasialis yang gila dan ingin memusnahkan seluruh bangsa di dunia.
Tobias Rathjen Rathjen seperti dilansir AFP, pernah menuliskan sekitar 24 halaman dokumen acak yang berisi tentang keinginannya untuk melenyapkan lebih dari 20 negara di dunia.
Penembakan di Hanau Jerman, Rabu (19/2/2020) malam, menyebabkan sedikitnya delapan orang tewas dan lainnya terluka. (AFP)
Dua negara seperti Turki dan Israel bahkan dianggapnya pantas untuk dihancurkan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pengamanan-di-jerman.jpg)