Selasa, 2 Juni 2026

Pelaku Teroris di Jerman Rasis dan Anti Islam, Anggap Turki dan Israel Layak Dihancurkan

Tobias Rathjen membunuh sembilan orang dengan latar belakang imigran, di antaranya lima orang Turki, dan melukai enam orang lainnya di pusat Hanau

Tayang:
Editor: Amirullah
Tangkapan layar dari video https://www.bbc.com/news/ world-europe-51567971 
Pengamanan oleh polisi di salah satu lokasi di Jerman 

Menanggapi hal itu, mantan pejabat intelijen Inggris mengatakan bahwa agen intelijen mereka memiliki relasi yang sangat baik dengan intelijen Jerman dan akan membantu mereka.

Jika tim investigasi Jerman menemukan adanya keterkaitan dengan Inggris, mereka tentu akan melapor kepada tim investigator Inggris.

Ditemukan dari situs daringnya, Tobias Rathjen Rathjen pernah mengatakan akan kembali ke rumahnya di Hanau tahun lalu setelah dia kehilangan pekerjaan di Munich.

Dia juga mengatakan tidak bisa memiliki kekasih lantaran dirinya selalu dipantau oleh agen rahasia pemerintah Jerman.

Dia juga membual tentang strateginya yang akan menghentikan perang di Afghanistan dan Irak dalam 10 tahun.

Serta membagikan rencananya untuk membantu Jerman memenangkan kejuaraan sepak bola World Cup.

Situs daringnya juga memuat fasilitas bawah tanah terkait anak-anak AS yang tidak dirawat dengan baik dan terbunuh.

Dia bahkan meminta AS untuk bangkit dan melawan hal tersebut.

Rathjen juga memiliki surat izin resmi penggunaan senjata dan termasuk ke dalam klub senjata, di mana anggota sesama lainnya, Claus Schmidt mengatakan tidak ada bukti-bukti rasisme atau pun kebencian dari Rathjen.

(TribunnewsWiki.com/Niken Aninsi, Kompas.com/Miranti Kencana Wirawan)

Artikel ini telah tayang di Tribunnewswiki.com dengan judul Pelaku Penembakan di Jerman Rasis dan Anti Islam, Anggap Turki dan Israel Pantas Dihancurkan

Sumber: TribunnewsWiki
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved