Video
VIDEO - Aceh Pelajari Peluang Ekspor Pasir dan Kerikil ke Andaman India
Pemerintah Aceh dan Kepulauan Andaman juga berjanji akan mempermudah perizinan dan birokrasi agar konektivitas tersebut berjalan lancar.
Penulis: Zainal Arifin M Nur | Editor: Hari Mahardhika
Laporan Zainal Arifin M Nur | India
SERAMBINEWS.COM, PORT BLAIR - Ekspor pasir, kerikil, dan material bangunan, menjadi salah satu topik pembicaraan dalam pertemuan antara pihak Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Aceh, dengan Kadin Andaman & Nicobar, India.
Dalam pertemuan di Port Blair, Kamis (20/2/2020), pihak Kadin Andaman & Nicobar meminta Aceh mengekspor material bangunan untuk pembangunan infrastruktur yang sedang gencar dilakukan di sana. Sebagai balasan, India akan membangun infrastruktur dan rumah sakit modern di Sabang.
Terkait hal ini, Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah yang ikut mendampingi kunjungan Kadin Aceh ke India, mengatakan regulasi Indonesia tidak membenarkan ekspor bahan mentah. Karena itu, pihaknya mencoba mencari jalan tengah, yaitu dengan minimal mengekspor barang setengah jadi, seperti batu pecah, beton, dan material bangunan lainnya.
Pemerintah Aceh dan Kepulauan Andaman juga berjanji akan mempermudah perizinan dan birokrasi, serta kemungkinan memberikan insentif dan subsidi awal agar program percepatan konektivitas Andaman dan Nicobar bisa segera berjalan.
Percepatan konektivitas Aceh Indonesia dengan Andaman & Nicobar India, menjadi salah satu point kesepakatan antara Presiden Joko Widodo dengan Perdana Menteri India Narendra Modi pada KTT Asean - India di Bangkok pada tanggal 4 November 2019.
• VIDEO - Letter of Intent Delegasi Aceh-India di Chennai, Tamil Nadu
• Bertemu Dubes India, Senator Fachrul Razi Dukung Konektivitas Aceh-Port Blair Andaman Nicobar
• Dahsyat, Aceh Jadi Incaran Uni Emirat Arab, Cina, India, dan Malaysia