Rabu, 22 April 2026

Citizen Reporter

Cara Taiwan Cegah Virus Corona 

Dengan pencegahan nasional yang terintegrasi ini, di Taiwan hanya 50 orang yang dikonfirmasi positif dan hanya satu orang yang meninggal.

Editor: Mursal Ismail
For serambinews.com
Dr FAROK AFERO 

Dengan pencegahan nasional yang terintegrasi ini, di Taiwan hanya 50 orang yang dikonfirmasi positif dan hanya satu orang yang meninggal.

Dr. FAROK AFERO, ASN pada Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh dan Peneliti Tamu di NTOU Taiwan, melaporkan dari Taiwan

AKHIR 2019 saya mendapat undangan sebagai peneliti tamu untuk penelitian kecerdasan buatan (artificial intelligence) dalam manajemen perikanan budi daya dari National Taiwan Ocean University (NTOU).

Undangan sebagai peneliti tamu saya terima dan mendapatkan izin dari Pemerintah Aceh untuk terlibat dalam penelitian selama empat tahun.

Namun, rencana kunjungan ke Taiwan yang direncanakan di awal Januari saya tunda. 

Pasalnya, virus Corona atau Covid-19 yang bermula dari Wuhan, Cina, dan menyebar ke berbagai negara, termasuk Taiwan.

Untuk memastikan bahwa keadaan di sana aman, saya berkomunikasi dengan profesor.

Pidie Jaya Siaga Darurat Corona, Warga Diimbau Perbanyak Zikir, Doa, Yasinan, Tahajud dan Dhuha 

Informasi yang saya dapatkan bahwa Taiwan sudah bisa menangani penyebaran virus Covid-19 dengan cepat. Akhirnya saya pun berangkat.

Penerbangan ke luar negeri selama kejadian penyebaran virus Covid-19 menurun drastis.

Ketika transit di Kuala Lumpur International Airport (KLIA) 2, biasanya terminal AirAsia sangat penuh dengan penumpang ke segala arah, tapi pascasebaran virus Covid-19 justru menjadi sepi.

Penerbangan ke Taipei juga mengalami hal yang sama, penumpang hanya 30% dari jumlah tempat duduk dan tren ‘ghost flight’ atau pesawat tanpa penumpang sudah menjadi masalah besar bagi industri penerbangan.

Karena okupasi seat (kursi) setiap penerbangan minim, Airport Taoyuan Taiwan juga mengalami penurunan penumpang, airport sepi, dan pemeriksaan di imigrasi sangat cepat.

Selama Masa Isolasi 14 Hari, Sebaiknya Tunda Periksa Kehamilan dan Pap Smear

Setelah melewati imigrasi, pemeriksaan yang ketat dilakukan oleh petugas kesehatan yang memonitor suhu pengunjung serta meminta alamat detail dan nomor kontrak yang bisa dihubungi di Taiwan.

Penumpang juga harus mengisi formulir kunjungan 14 hari terakhir dan seluruh penumpang yang transit di Cina, Hong Kong, Macau, Iran, dan Korea Selatan harus dikarantina selama 14 hari.

Perjalanan dari bandara ke pusat Kota Taipei Main Station juga kosong dan sesampai di Taipei Main Station pemandangan lengang dan sepi. 

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved