Sabtu, 2 Mei 2026

Citizen Reporter

Gerak Cepat ala Pemerintah Turki Menanggulangi Corona

Covid-19 merupakan virus jenis baru yang lebih berbahaya dan lebih mematikan daripada virus flu musiman.

Tayang:
Editor: Mursal Ismail
For serambinews.com
NURHAFNA ZAKARIA 

Covid-19 merupakan virus jenis baru yang lebih berbahaya dan lebih mematikan daripada virus flu musiman.

NURHAFNA ZAKARIA, Mahasiswa Master Islamic Studies di Ankara University Turki, melaporkan dari Turki

PENYEBARAN virus corona atau Covid-19 memang tak bisa dianggap enteng, mengingat penyebaran virus ini yang semakin meningkat dengan mudah.

WHO sebagai sebuah organisasi kesehatan dunia telah menyatakan bahwa penyebaran Covid-19 sebagai sebuah pandemi global yang sangat besar.

Covid-19 merupakan virus jenis baru yang lebih berbahaya dan lebih mematikan daripada virus flu musiman.

Mengenai perkembangan dan jumlah korban Covid-19 di berbagai belahan dunia yang valid bisa langsung diakses di halaman website resmi WHO.

Kasus Covid-19 dengan 109.000 lebih kasus global dikonfirmasi telah melanda lebih dari 150 negara.

Tiba-tiba Alami Demam Tinggi, Peserta Ijtima Dunia 2020 Dirujuk ke Rumah Sakit Haji Makassar

Kasus Pencurian Uang BRI yang Pertama di Bireuen, Tersangka Dititip di Rutan Bireuen

Ismed Sofyan Belum Dapat Jatah Bermain, Bek asal Aceh Ini Santai dan Tetap Setia di Persija Jakarta

WHO bahkan pada 9 Maret 2020 telah menaikkan tingkat risiko status Covid-19 dari “tinggi” menjadi “sangat tinggi”.

Turki adalah salah satu negara yang mengamati dengan serius penyebaran Covid-19.

Penyebaran virus di negara ini memang sangat lambat dibandingkan dengan negara-negara tetangga yang berbatasan dengan Turki dan Eropa secara keseluruhan.

Pada tanggal 11 Maret 2020, Menteri Kesehatan Fahrettin Koca mengumumkan kepada masyarakat bahwa menurut hasil penelitian dan tes terhadap warga negara Turki yang diduga terjangkit virus corona telah positif terjangkit.

Status satu warga negara Turki yang terjangkit virus ini diumumkan langsung oleh Menteri Kesehatan Turki.

Keesokan harinya, setelah status positif terjangkitnya Covid-19 pada seorang warga negara Turki, pemerintah langsung mengambil langkah-langkah serius.

Hal ini mengingat salah satu bahaya dari penyebaran wabah virus ini adalah dapat melumpuhkan perekonomian negara.

Pada 12 Maret 2020, Pemerintah Turki melalui Juru Bicara Kepresidenan, İbrahim Kalın membuat pernyataan mengenai keputusan yang diambil setelah kasus coronavirus ditemukan di Beştepe, ibu kota Turki Ankara.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved