Breaking News:

Waspada Corona

IT Telkom Surabaya Ciptakan Sterilization Chamber, Risma ada di Daliknya

Mengantisipasi penyebaran virus Covid-19, Institut Teknologi (IT) Telkom Surabaya menciptakan Sterilization Chamber atau ruang sterilisasi.

Editor: Taufik Hidayat
stories ig dan tweet rizqa
Sterilization Chamber atau ruang sterilisasi yang diciptakan Institut Teknologi (IT) Telkom Surabaya. 

Laporan Yeni Hardika

SERAMBINEWS.COM – Dalam rangka mengantisipasi penyebaran virus Covid-19, Institut Teknologi (IT) Telkom Surabaya menciptakan Sterilization Chamber atau ruang sterilisasi.

Kabar itu diketahui melalui sebuah postingan oleh akun twitter @ameliarizqaz, Kamis (18/3/2020).

Melalui postingannya, Rizqa yang juga merupakan bagian dari IT Telkom Surabaya menyebutkan bahwa alat itu berhasil diciptakan hanya dalam waktu semalaman.

Namun siapa sangka, ternyata Walikota Surabaya, Tri Rismaharini ialah alasan dibalik terciptanya alat tersebut.

Dalam postingan di akun twitter Rizqa, ia membagikan kisah awal mula dari terciptanya alat tersebut.

Cerita itu bermula ketika ditemukannya 6 pasien Covid-19 di Surabaya, Risma kemudian meminta Rektor IT Telkom Surabaya, Dr. T. Arief Sardjono, S.T, M.T untuk membuat alat human Sterilization.

Rektor IT Telkom Surabaya pun akhirnya menyetujui permintaan Risma.

Arief, bersama dengan Wakil Rektor 1, Dr. Bambang Lelono Widjiantoro, S.T, M.T, dan dua Dosen Teknik Komputer, Helmi dan Edi langsung merancang dan membuat alat sterilization tersebut.

Waktu pengerjaan dikebut semalaman, dibantu oleh tukang-tukang lainnya.

Dikatakan, mereka hendak menunjukkan hasil dari rancangan mereka pada Risma Rabu siang (18/3/2020).

Dalam postingan selanjutnya, Rizqa menampilkan foto Risma bersama dengan beberapa yang lainnya.

Dari keterangan yang ditulis pada postingannya, Rizqa menyebutkan bahwa alat sterilization tersebut dibawa ke tempat Risma untuk didemontrasikan. 

Ia juga menyampaikan tanggapan Risma yang menyambut hangat dan positif atas rancangan alat tersebut.

Namun, Risma berharap agar alat itu lebih disempurnakan lagi dan diperbanyak jumlahnya untuk bisa memerangi penyebaran Covid-19.(*)

Setelah Berpisah, Bek Bertahan Persiraja Asep Budi Kembali ke Persiraja

Effendi Ghazali Tanya soal Dugaan TKA di Kendari ke Fadjroel: Kenapa yang Memvideo Ditangkap

Update Corona di Aceh: 34 Orang Dalam Pemantauan, 23 Pasien Dalam Pengawasan dan 17 Dipulangkan

SMUR Demo Protes UU Omnibus Law  

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved