Kebakaran di Bireuen

Para Korban Kebakaran Mengungsi di Tenda Darurat, Suasana Duka dan Air Mata Masih Menyelimuti Mereka

Sebanyak 13 unit rumah di Desa Pulo Ara Geudong Teungoh, Kota Juang, Bireuen, Jumat (20/3/2020) malam ludes terbakar...

SERAMBINEWS.COM/FERIZAL HASAN
Sebanyak 13 unit rumah di Desa Pulo Ara Geudong Teungoh, Kota Juang, Bireuen, Jumat (20/3/2020) malam ludes terbakar. Sebanyak 54 jiwa dari 14 Kepala Keluarga (KK) harus mengungsi ke tenda darurat di desa setempat 

Para Korban Kebakaran Mengungsi di Tenda Darurat, Suasana Duka dan Air Mata Masih Menyelimuti Mereka

 

Laporan Ferizal Hasan I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Sebanyak 13 unit rumah di Desa Pulo Ara Geudong Teungoh, Kota Juang, Bireuen, Jumat (20/3/2020) malam ludes terbakar.

Akibat musibah kebakaran tersebut, sebanyak 54 jiwa dari 14 Kepala Keluarga (KK) harus mengungsi ke tenda darurat.

Tenda darurat itu dibangun oleh Pemkab Bireuen melalui Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bireuen di lahan kosong desa tersebut.

Para korban kebakaran yang terdiri dari anak-anak, orang dewasa hingga orang tua, laki-laki dan perempuan, terpaksa menetap sementara dibawah tenda.

Mayoritas korban kebakaran yang rumahnya rata dengan tanah, tidak ada barang-barang yang dapat diselamatkan.

Kondisi para korban kebakaran itu, tampak masih berduka. Raut wajah mereka masih sangat sedih.

Bahkan ada ibu-ibu dan anaknya yang terus mengalirkan air matanya di bawah tenda orange itu.

Mereka sangat terpukul dengan kejadian tersebut. Tapi masih bisa bersabar dengan musibah yang diberikan Allah SWT. (*)

Pesta Pernikahan Berubah Jadi Malapetaka, Dua Orang Sebabkan 37 Tamu Positif Terinfeksi Corona

Ambulans Puskesmas Makmur Keliling Pasar Ulee Glee, Ini Kegiatannya

Selamatkan Nyawa Manusia, tapi Penghargaan bagi Pendonor Darah tak Manusiawi, Ini Saran BFLF Singkil

Penulis: Ferizal Hasan
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved