Jumat, 24 April 2026

Corona di Aceh

Cegah Corona, Dinkes Bersama Kodim Abdya Semprot Disinfektan ke Sejumlah Kantor dan Masjid

Pencegahan melalui penyemprotan disinfektan ke sejumlah kantor pemerintah dan rumah ibadah ini berlangsung, Senin (23/3/2020).

Penulis: Zainun Yusuf | Editor: Mursal Ismail
For Serambinews.com
Personel Kodim 0110 Abdya kerja sama dengan Dinkes dan pihak terkait lainnya melakukukan penyemprotan disinfektan di kompleks sejumlah kantor pemerintah, rumah ibadah, asrama TNI, dan Lapas di Abdya, Senin (23/3/2020). 

Pencegahan melalui penyemprotan disinfektan ke sejumlah kantor pemerintah dan rumah ibadah ini berlangsung, Senin (23/3/2020).

Laporan Zainun Yusuf| Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM,BLANGPIDIE - Petugas Dinas Kesehatan bersama personel Kodim 0110 Aceh Barat Daya (Abdya), terus melakukan upaya pencegahan virus Corona. 

Pencegahan melalui penyemprotan disinfektan ke sejumlah kantor pemerintah dan rumah ibadah ini berlangsung, Senin (23/3/2020).

Sosialisasi mobil (sosmob) tentang pencegahan penyebaran virus Corona semakin ditingkatkan.

Kadiskes Abdya, Safliati SST MKes melalui Kasi P2PM Edi Mukhsin SKM, menyampaikan hal ini ketika dihubungi Serambinews.com, Senin (23/3/2020). 

Edi menjelaskan penyemprotan disinfektan pada Senin tadi mereka lakukan di Kompleks Makodim 0110, Masjid Jamik Baitul Adhim, Asrama TNI di Blangpidie.

Warga Aceh Utara yang Pulang dari Kawasan Endemis Corona Bertambah 12 Orang Lagi

LP Meulaboh Setop Kunjungi Narapidana, Terkait Upaya Pencegahan Penyebaran Virus Corona

Banda Aceh Perbolehkan Warkop Take Away dan Layanan Online, Hindari Warga Nongkrong

"Kemudian di Kompleks Kejari, Kompleks Lapas Kelas II B Blangpidie di Desa Alue Dama," sebut Edi Mukhsin didampingi Kasi Survelan dan Imunisasi, Mansuri SKM.  

Sebelumnya juga  sudah dilakukan penyemprotan disinfektan di kompleks Mapolres Abdya.

Sementara personel Polres Abdya juga telah melakukan pembersihan area sejumlah kompleks masjid, musalla ibu kota kabupaten di Blangpidie hingga kecamatan.

Sejumlah personel Polres Abdya dan Polsek, Senin (23/3/2020) tadi juga memasang atau menempel Maklumat Kapolri. 

Maklumat itu tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran Virus Corona.    

Maklumat Kapolri itu ditempel pada tempat-tempat sarana umum yang mudah dibaca masyarakat.  

Dalam upaya pecegahan penularan Covid 19, dilaksanakan kegiatan sosmob dalam kawasan Kota dan Pasar Blangpidie sekitarnya Senin hari ini.

Sosmod ini melibatkan petugas Dinkes, kepolisian, TNI, Satpol PP dan WH, Tagana, dan PMI setempat.   

Melalui Sosmob mengimbau masyarakat untuk hidup sehat, jaga kebersihan sampai hindari tempat keramaian dalam upaya mencegah penyebaran Corona.

Petugas Dinkes Abdya juga melanjutkan pemantauan terhadap warga atau siapa saja, baik warga, pejabat, mahasiswa dan santri yang baru pulang dari luar daerah.

Seperti dari Jakarta dan beberapa daerah yang sudah terpapar Covid 19.

“Selama beberapa hari terakhir sudah kami lakukan pemantauan sebanyak 15 warga, termasuk PNS yang baru pulang dari luar daerah, terutama dari Jakarta,” kata Mansuri kepada Serambinews.com.

Seperti diberitakan bahwa dari hasil pemantauan petugas Dinkes Abdya, selama beberaap hari terakhir belum ada warga masuk daftar ODP (Orang Dalam Pemantauan) Covid 19 hingga Senin (23/3/2020).

“Alhamdulillah. ODP di Abdya masih nol,” kata Kepala Dinkes Abdya, Safliati SST MKes kepada Serambinews.com, Senin (23/3/2020).

Namun, petugas Dinkes semakin meningkatkan pemantauan terhadap setiap siapa saja yang baru pulang setelah melakukan perjalanan ke luar negeri. 

Begitu juga yang baru pulang dari daerah lain di Indonesia yang sudah terpapar Virus Corona.

Dalam, hal ini Dinkes Abdya sejak beberapa waktu lalu telah mengeluarkan imbauan melalui selebaran atau brosur.

Isinya, diminta partisipasi seluruh masyarakat untuk melaporkan atau menyampaikan informasi kepada Dinkes, jika ada ada anggota keluarga atau saudara  yang baru kembali dari luar daerah.

Seperti mereka yang baru pulang dari Jakarta atau beberapa derah lain di Indonesia.

Terlebih lagi, warga yang baru kembali dari setelah melakukan perjalanan dari luar negari. 

Dalam brosur tersebut juga dicantumkan nomor hot line Dinkes Abdya yang bisa dihubungi untuk menyampaikan informasi tersebut, yaitu 081265508686 dan 085261354619.

Safliati juga Wakil Ketua I Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Abdya menjelaskan, setiap informasi yang diterima langsung direspon dengan mendatangi rumah kediaman warga yang baru kembali dari luar daerah.

Petugas yang datang langsung rumah warga adalah  Kasi P2PM Edi Mukhsin SKM, Kasi Survelan dan Imunisasi, Mansuri SKM bersama staf.

Petugas dari Dinkes tersebut datang  untuk melakukan pemantauan dengan memeriksa suhu tubuh dan mencatat riwayat perjalanan yang bersangkutan.

Baik Mansuri dan Edi Mukhsin kepada Serambinews.com menjelaskan, sejak beberapa hari terakhir telah dilakukan pemantauan terhadap PNS. 

Begitu juga terhadap beberapa mahasiswa dan santri yang baru pulang dari Jakarta dan beberapa daerah lain di Jakarta.

“Hasil pemantauan dan pemeriksaan yang kita lakukan, suhu tubuh mereka masih normal atau di bawah 38 derajat celsius,” kata Mansuri.

Juga tidak ditemukan gejala seperti demam, batuk pilek, gangguan pernapasan, sakit tenggorokan dan letih, lesu,” kata Mansuri.

Akan tetapi terhadap yang bersangkutan tetap diminta  untuk melakukan isolasi mandiri, yaitu tidak keluar rumah selama 14 hari terhitung sejak pulang dari luar daerah. (*)   

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved