Breaking News:

Corona di Aceh

Pangkas Penyebaran Covid-19 dari Keramaian, Polres Pidie Larang Turnamen Sepakbola

Keramaian itu akan berpotensi terinfeksi Covid-19, sebab warga tidak mengetahui jika adanya warga yang terinfeksi virus tersebut.

SERAMBINEWS.COM/MUHAMMAD NAZAR
Kabag Ops Polres Pidie, AKP Iswahyudi, bersama Humas Polres Pidie, Iptu Bustami, menempel maklumat Kapolri di Pasar Pante Teungoh Sigli, Senin (23/3/2020). SERAMBINEWS.COM/ MUHAMMAD NAZAR 

Keramaian itu akan berpotensi terinfeksi Covid-19, sebab warga tidak mengetahui jika adanya warga yang terinfeksi virus tersebut.

Laporan Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI- Polres Pidie melarang sementara turnamen sepakbola yang kini digelar warga di tingkat gampong maupun kecamatan.

Larangan tersebut, agar warga bisa menjauhi keramaian untuk memangkas mata rantai Covid-19 (Corona).

Karena saat turnamen sepakbola dilaksanakan, otomatis warga akan menyemut di lapangan untuk menyaksikan turnamen tersebut.

Keramaian itu akan berpotensi terinfeksi Covid-19, sebab warga tidak mengetahui jika adanya warga yang terinfeksi virus tersebut.

Brimob Polda Aceh Turunkan 6 Mobil Sterilkan Sepanjang Jalan Tgk Daud Beureueh

Keramaian di Warung Kopi Kawasan Meulaboh Mulai Dibatasi, Untuk Cegah Penyebaran Corona

Guna Menjamin Harga Kopi Petani Bener Meriah, Koperasi Gayo Pratama Mandiri Kelola Resi Gudang

"Makanya Polres Pidie mulai, Senin (23/3/2020), telah menghentikan sementara turnamen sepakbola," kata Kapolres Pidie, AKBP Andy NS Siregar SIK, melalui Kabag Ops, AKP Iswahyudi, kepada Serambinews.com, Senin (23/3/2020).

Ia menyebutkan, menjauhi keramaian adalah larangan yang tertuang dalam imbauan maklumat Kepala Kepolisian Negara Indonesia (Kapolri) Jendral Polisi Idham Azis, Nomor : Mak/2/III/2020, guna mencegah penyebaran wabah Covid-19.

Ia menjelaskan, dalam maklumat Kapolri juga mengimbau warga supaya tidak boleh mengadakan pertemuan sosial, budaya, dan hiburan lainnya.

Imbauan tersebut sebagai bentuk upaya
mengantisipasi terhadap penyebaran virus Corona.

"Jika upaya preentif dan preventif ternyata masyarakat masih berkumpul di warung kopi dan tempat umum lainnya, maka polisi terpaksa melakukan penindakan," kata AKP Iswahyudi di sela-sela menempel maklumat Kapolri di warung kopi dan Pasar Pante Teungoh Sigli.

Ia mengungkapkan, saat ini Dinas Kesehatan Pidie, telah membangun posko gugus kendali percepatan pencegahan virus Corona di Pidie.

"Posko itu dipusatkan di Dinas Kesehatan Pidie, yang nantinya akan dibantu jajaran Polri dan TNI," pungkasnya. (*)

Penulis: Muhammad Nazar
Editor: Nur Nihayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved