Kupi Beungoh

Bolehkah Tunda Angsuran Kredit dan Utang dalam Kondisi Darurat Wabah Corona? Begini Perspektif Fiqh

Dalam perspektif fiqh, Kondisi yang sedang dihadapi masyarakat dunia saat ini masuk dalam kategori al-syiddah atau darurat.

IST
Dr Tgk H Ajidar Matsyah Lc MA, Pimpinan Dayah Tinggi Islam Samudera Pase. 

Oleh: Ajidar Matsyah*)

PENGUTANG dan peminjam merupakan individu masyarakat, baik yang berstatus ASN maupun non-ASN.

Kenapa mereka menjadi pengutang, peminjam kepada pihak lain?

Terdapat beberapa alasan, di antaranya;

Pertama berutang atau meminjam karena untuk memenuhi kebutuhan yang tidak mencukupi.

Kedua berutang atau meminjam karena terpaksa dan tidak ada cara lain.

Ketiga berutang atau meminjam karena bertujuan untuk memulai atau mengembangkan usahanya.

Rata-rata pengutang atau peminjam ini melakukan pinjaman atau utang di lembaga keuangan, bank maupun nonbank.

Kebanyakan nasabah yang melakukan pinjaman di bank atau nonbank berasal dari pegawai negeri, baik pegawai fungsional maupun struktural, tak terkecuali guru sekolah dan para dosen di perguruan tinggi.

Menurut info tidak resmi, kebanyakan ASN baik fungsional maupun struktural SK-nya banyak disimpan di lembaga keuangan, ada yang disimpan di safety box bank untuk kemanan, ada juga yang dijadikan sebagai jaminan untuk peminjaman dana di lembaga keuangan tersebut.

Halaman
1234
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved