Kupi Beungoh

Bolehkah Tunda Angsuran Kredit dan Utang dalam Kondisi Darurat Wabah Corona? Begini Perspektif Fiqh

Dalam perspektif fiqh, Kondisi yang sedang dihadapi masyarakat dunia saat ini masuk dalam kategori al-syiddah atau darurat.

IST
Dr Tgk H Ajidar Matsyah Lc MA, Pimpinan Dayah Tinggi Islam Samudera Pase. 

Pencatatan utang dan pinjaman wajib tercatat sesuai dengan sistem dan manajemen pembukuan keuangan.

Pengutang, peminjam dan pemberi utang, pemberi pinjaman serta pemberi kredit kedua-dua pihak wajib sama-sama maklum terhadap nominal dan tempo transaksi yang dilakukan, tidak boleh majhul.

Kewajiban ini dapat dipahami pada ayat yang membahas terkait utang piutang, sebagai berikut;    

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا تَدَايَنْتُمْ بِدَيْنٍ إِلَىٰ أَجَلٍ مُسَمًّى فَاكْتُبُوهُ ۚ وَلْيَكْتُبْ بَيْنَكُمْ كَاتِبٌ بِالْعَدْلِ ۚ وَلَا يَأْبَ كَاتِبٌ أَنْ يَكْتُبَ كَمَا عَلَّمَهُ اللَّهُ ۚ فَلْيَكْتُبْ وَلْيُمْلِلِ الَّذِي عَلَيْهِ الْحَقُّ وَلْيَتَّقِ اللَّهَ رَبَّهُ وَلَا يَبْخَسْ مِنْهُ شَيْئًا 

Artinya: Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu bermu'amalah tidak secara tunai untuk waktu yang ditentukan, hendaklah kamu menuliskannya. Dan hendaklah seorang penulis di antara kamu menuliskannya dengan benar. Dan janganlah penulis enggan menuliskannya sebagaimana Allah mengajarkannya, meka hendaklah ia menulis, dan hendaklah orang yang berhutang itu mengimlakkan (apa yang akan ditulis itu), dan hendaklah ia bertakwa kepada Allah Tuhannya, dan janganlah ia mengurangi sedikitpun daripada hutangnya. (Q.S. Al-Baqarah: 282).

Dalam Ketentuan hukum ekonomi syariah, setiap transaksi utang atau pinjaman yang telah dinyatakan sah artinya telah memenuhi syarat wajib dibayar sesuai dengan besaran nominal dan tempo yang telah disepakati baik cash atau angsuran dalam kondisi apapun.

Namun dalam konsep hukum ekonomi syariah sedikit berbeda atara kondisi normal (al-rakha’) dengan kondisi darurat (al-Syiddah).

UPDATE Taushiyah MPU, Selama Darurat COVID-19 Boleh tak Berjamaah di Meunasah dan Mushalla

Tentang Darurat Sipil, Begini Gambarannya  

Kondisi Normal (al-rakha’)

Islam mengajarkan umatnya agar tidak pernah menunda-nunda membayar utang atau pinjaman baik dalam bentuk cash maupun dalam bentuk angsuran.

Bahkan Islam memperingatkan umatnya bahwa siapa yang tidak membayar utang atau pinjaman, ruhnya akan tertahan.

Halaman
1234
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved