Update Corona di Aceh Barat
Dampak Corona, Ekonomi Semakin Sulit Akibat Hasil Tangkapan Ikan Kurang Laku, Ini Keluhan Nelayan
Dampak Pengaruh dari penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) yang melanda hampir ke semua negara di dunia kini telah dirasakan oleh para nelayan...
Penulis: Sadul Bahri | Editor: Jalimin
Laporan Sa’dul Bahri | Aceh Barat
SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Dampak Pengaruh dari penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) yang melanda hampir ke semua negara di dunia kini telah dirasakan oleh para nelayan di Meulaboh, yang berimbas pada pendapatan ekonome mereka.
Pasalnya, hasil tangkapan saat ini kurang laku terhadap penjulan, sehingga menyebabkan ekonomi nelayan kian terpuruk saat ini.
“Pengaruh penyebaran Covid-19 ini telah berdampak kepada perekonomian para nelayan kita, sehingga kita berharap kepada pemerintah untuk bisa memberikan intensif kepada nelayan yang saat ini sangat terjepit ekonominya,” ungkap Nanda Ferdiansyah, Sekjen Panglima Laot Aceh Barat kepada Serambi, Sabtu (11/4/2020).
Ia menambahkan, kondisi nelayan Aceh Barat saat ini banyak hal yang menjadi masalah akibat dampak corona ini, akibat kurang lakunya hasil tangkapan menyebabkan tidak mampu membeli BBM, susahnya pembayaran kredit dan sebagian boat yang telah rusak dan tidak mampu untuk direhab kembali, akibat pendapatan yang kian terpuruk.
Selian itu, katanya, akibat faktor tersebut telah sebagian nelayan sudah tida bisa melaut lagi, akibat dampak penguruh corona ini, sehingga hal tersebut juga akan mengancam semua nelayan di daerah itu, sebab jika ikan-ikan tidak laku di pasaran tentu hal itu akan berdampak pada semua nelayan.
• Guru SMK Arongan Lambalek Mengajar ke Rumah-rumah Siswa, Ini Penyebabnya
• Stop Tolak Jenazah Terinfeksi Covid-19, Begini Tata Cara Pengurusannya Sesuai Protokol & Fatwa MUI
• Berbeda dengan Indonesia, Jenazah Pasien Corona Justru Dimuliakan Dengan Cara ini di Madinah
Sementara kondisi ini telah hdirasakan oleh para nelayan, sebab potensi berkurangnya daya beli ikan sudah mulai terjadi sejak terjadinya pelarangan acara hajatan dan keramian lainnya. Tentu kondisi itu akan berdampak pada penjualan, sebab ikan hanya dibeli oleh sebgian kecil warga saja untuk konsumsi pribadi dan sebgaian warung makan saja.
Menyangkut dengan persoalan itu, sangat diharpakan adanya perhatian dari Pemerintah Pusat, Pemrintah Provinsi Aceh dan Kabupaten Aceh Barat sendiri terhadap keadaan nelayan di Aceh Barat. Dampak yang ditimbulkan saat ini semakin mengkawatirkan, sehingga sangat dibutuhkan uluran tangan pemerintah dalam mengatasi kondisi nelayan yang sedang morat marit ekonominya.
Disebutkan, kondisi nelayan saat ini berdasarkan hasil pemantauan dari Lembaga Panglima Laot terhadap kondisi nelayan di daerah itu, sehingga sebelum situasinya semakin parah kedepan maka dibutuhkan solusi dari pemerintah terhadap nelayan yang kian terjepit masalah perekonominnya saat ini.(*)
• Kisah Ida Agustina Melawan Covid-19, Bagikan Masker dan Disinfektan Buatannya ke Warga Abdya
• Hindari Keramaian di Tengah Wabah Corona, Warga di Gayo Lues Memilih Mengasingkan Diri ke Gunung
• Dianggap Tidak Sehat dan Dibuang, Air Rebusan Mie Instan Ternyata Punya Manfaat Luar Biasa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/nanda-ferdiansyah-sekjen-panglima-laot-aceh-barat.jpg)