Info Bener Meriah
Bahas Solusi Penanganan Covid-19 di Bener Meriah, Bupati Sarkawi Kumpulkan Tokoh Agama & Masyarakat
Terkait dengan ibadah puasa dan Idul Fitri 2020 di Kabupaten Bener Meriah, hasil kesepakatan dalam pertemuan itu tetap dijalani seperti biasa.
Penulis: Budi Fatria | Editor: Nur Nihayati
Terkait dengan ibadah puasa dan Idul Fitri 2020 di Kabupaten Bener Meriah, hasil kesepakatan dalam pertemuan itu tetap dijalani seperti biasa.
Laporan Budi Fatria | Bener Meriah
SERAMBINEWS.COM, REDELONG – Bupati Bener Meriah, Tgk H Sarkawi terus melakukan trobosan dan langka-langkah kongkrit dalam penanganan Covid-19 serta mencari solusi terbaik dalam memulihkan dampat yang ditimbulkan.
Salah satunya melakukan pertemuan dengan tokoh agama, tokoh masyarakat se-Kabupaten Bener Meriah dalam rangka mencari solusi terbaik penanganan Covid-19 seperti dampak ekonomi. Pertemuan tersebut berlangsung di Pendopo Bupati Bener Meriah, Minggu (12/4/2020).
Hadir dalam pertemuan itu, Sekda Bener Meriah, Drs Haili Yoga MSi, Ketua MPU Bener Meriah, Tgk Al Muzani, anggota DPRK Bener Meriah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para SKPK.
• Pengguna Jalan Resah Lintas Tapaktuan-Subulussalam Rusak di Kawasan Gampong Manyang
• Daya Beli Rendah, Transaksi di Pasar Hewan Aceh Tamiang Masih Lesu
• Warga Aceh Sulit Cari Makanan Pasca Perpanjangan Lockdown di Malaysia
Kabag Humas dan Protokol Setdakab Bener Meriah, Wahidi SPd MM kepada Serambinews.com, Minggu (12/4/2020) menyampaikan, hasil dari pertemuan itu dapat disimpulkan bahwa, penanganan Covid-19 di Kabupaten Bener Meriah harus secara bersama-sama, dan memberi edukasi kepada masyarakat secara kontinu, karena masih banyak warga yang tidak paham sehingga himbauan-himbauan dari pemerintah banyak tidak diindahkan.
Lanjut Wahidi, himbauan dari pemerintah sangat penting untuk dipatuhi oleh masyarakat, karena selain memutus rantai penyebaran Covid-19 juga untuk ketahanan pangan bagi masyarakat di Kabupaten Bener Meriah.
Disebutkan Wahidi, edukasi juga bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan setiap masyarakat dan jangan menganggap remeh terhadap Covid-19, tetap patuhi himbauan dari pemerintah, jaga jarak (physical distancing), tetap memakai masker keluar rumah, dan menjaga kebersihan lingkungan masing-masing, jaga kesehatan, serta yang terpenting adalah tetap menanam untuk ketahanan pangan.
“Menanam adalah program prioritas, dan ini harus secara bersama sama kita kampanyekan kepada Masyarakat,” ungkap Wahidi.
Disebutkan Wahidi dalam pertemuan itu juga, Bupati bersama tokoh agama dan tokoh masyarakat menghimbau kepada warga di Kabupaten Bener Meriah agar terus berdo'a semoga Covid-19 ini terhindar dari negeri ini.
Terkait dengan ibadah puasa dan Idul Fitri 2020 di Kabupaten Bener Meriah, hasil kesepakatan dalam pertemuan itu tetap dijalani seperti biasa.
“Ibadah puasa dan Idul Fitri tahun 2020, insyaAllah dilaksanakan seperti biasa. Kalaupun ada perubahan kita akan sesuaikan dengan kondisi,” kata Wahidi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/bupati-bener-meriah-tgk-h-sarkawi-melakukan-pertemuan.jpg)