Breaking News:

Update Corona di Subulussalam

Dinilai Buat Gaduh di Posko Karantina Covid-19, Dua Warga Subulussalam Dipolisikan

Dua warga di Kota Subulussalam harus berurusan dengan polisi setelah dilaporkan tim posko karantina virus corona atau covid-19

Penulis: Khalidin | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/KHALIDIN
KAPOLRES SUBULUSSALAM, AKBP QORI WICAKSONO 

Laporan Khalidin I Subulussalam

SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM – Dua warga di Kota Subulussalam harus berurusan dengan polisi setelah dilaporkan tim posko karantina virus corona atau covid-19.

Kapolres Subulussalam, AKBP Qori Wicaksono SIK dalam keterangannya kepada Serambinews.com,  Sabtu (18/4/2020) mengatakan kedua warga tersebut kini menjalani wajib lapor.

Kapolres AKBP Qori Wicaksono menjelaskan, kedua warga masing-masing berinisial AR (45) dan J (27) dilaporkan tim karantina covid-19 ke Polsek Penanggaan.

Pencabul Anak Usia 10 Tahun di Nagan Raya, Ternyata Pelaku Sudah Miliki Istri dan Dua Anak

Laporan tersebut terkait adanya insiden kegaduhan di posko pemeriksaan perbatasan dan posko karantina di Hermes One Subulussalam.

Terkait dengan itu, polisi langsung mengamankan terlapor guna diperiksa lebih lanjut.

Lebih jauh Kapolres AKBP Qori menyatakan kedua terlapor tidak ditahan lantaran ancaman hukuman di bawah lima tahun.

Keduanya hanya dikenai wajib lapor hingga kasus ini ditingkatkan lebih lanjut ke tahap penyidikan.

Provinsi Sepakat Menambah Kekuatan di Posko Perbatasan Aceh Tamiang

Dalam kasus ini, polisi belum dapat menginformasikan apakah kasus ini dilanjutkan ke proses penyidikan.

Sebab polisi masih terus melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi.

Sejauh ini sudah lima yang diperiksa meliputi terlapor, pelapor dan dua saksi.

Secara terpisah, Kapolsek Penanggalan, Iptu Syahril yang ditanyai Serambinews.com, mengatakan sejauh ini pihaknya masih memeriksa saksi-saksi terkait kasus kadua warga tersebut.

BKSDA Aceh Outopsi Bangkai Gajah, Ini Penyebab Gajah Mati di Aceh Timur

Jika kasus ini ditingkatkan ke tahap penyidikan maka penyidik akan mengenjerat terlapor dengan pasal 212, jo 335 KUHP.

Namun, lanjt Iptu Syahril polisi akan kembali menggelar perkara guna menguatkan penyidikan.

”Tadi malam sudah ada gelar perkara, nanti setelah penyelidikan kami gelar sekali lagi untuk menguatkan sidik selanjutnya,” ujar Kapolsek Iptu Syahril. (*)

Penutup Saluran Pasar Induk Cureh Bireuen Pecah, Kondisi Pasar Terlihat Jorok

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved