Breaking News:

Update Corona di Aceh

Rempah-rempah dan Pageu Gampong Cegah Covid-19, Terungkap pada Penyuluhan Klinik Hukum FH Unsyiah

pandemi global covid-19, Klinik Hukum Fakultas Hukum (FH) Unsyiah menyelenggarakan penyuluhan hukum online dengan serial klinik hukum adat

FOR SERAMBINEWS.COM
Kepala Laboratorium dan Klinik Hukum FH Unsyiah, Kurniawan (kiri) memandu penyuluhan hukum online dengan dihadiri langsung seorang narasumber, T Muttaqin Mansur (kanan) sedangkan seorang narasumber lainnya, Adli Abdullah menyampaikan paparan dari kediamannya, Sabtu (18/4/20) 

Laporan Nasir Nurdin | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Menyikapi pandemi global covid-19, Klinik Hukum Fakultas Hukum (FH) Unsyiah menyelenggarakan penyuluhan hukum online dengan serial klinik hukum adat.

Tema yang diangkat pada kegiatan penyuluhan hukum online FH Unsyiah kali ini adalah “Peran Gampong dan Tokoh Adat di Aceh dalam Upaya Mencegah Penyebaran Pandemi Covid-19".

Dr Adli Abdullah, SH., MCL sebagai salah satu narasumber menyampaikan tentang pentingnya peran tokoh adat dan gampong untuk menenangkan masyarakat dalam menghadapi pandemi covid-19.

Adli mengatakan dalam menghadapi wabah corona ini, perlu dikuatkan imunisasi berbasis kearifan lokal di Aceh berupa minuman yang terbuat dari ekstrak rempah-rempah alami seperti kunyit, halia, madu, sirih, jera (jintan hitam).

Jelang Ramadhan, Begini Tata Laksana Ibadah Selama Pandemi Virus Corona di Subulussalam

Menurut Adli, rempah-rempah alami tersebut mampu meningkatkan daya tahan tubuh sehingga tidak mudah terserang penyakit.

Adli yang merupakan pakar hukum adat dan juga konsultan pada Klinik Hukum Adat FH Unsyiah mengimbau masyarakat Aceh dari kalangan petani dan nelayan untuk terus beraktifitas dengan tetap menjaga jarak.

Selain itu, Adli Abdullah juga berharap tokoh adat dan gampong menjadi pengawas dan pemantau pergerakan masyarakat khususnya yang datang dari zona merah dengan tetap mengedepankan etika kemanusiaan dan persaudaraan.

Narasumber lainnnya, Dr T Muttaqin Mansur MH menyebutkan keberadaan gampong beserta tokoh adat di Aceh memiliki peranan penting untuk menekan semakin meluasnya penyebaran covid-19.

Abdya Terima Paket Sembako untuk Masyarakat Miskin Terdampak Covid-19

Muttaqin yang juga pakar hukum adat dan konsultan pada Klinik Hukum Adat FH Unsyiah menyebutkan, salah satu kearifan lokal yang diwarisi leluhur untuk menghadapi ragam permasalahan dikenal dengan istilah pageu gampong atau pagar desa.

Halaman
12
Penulis: Nasir Nurdin
Editor: Muhammad Hadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved