Angka Kematian Akibat Corona Lebih Banyak Pria Dibanding Wanita, Mengapa Demikian?

Sejumlah ahli menemukan fakta bahwa pria cenderung lebih berisiko meninggal dunia setelah dinyatakan positif corona.

DOK RSUD SAWERIGADING
Pasien dalam Pengawasan (PdP) Coronavirus Disease (Covid-19) dari Kabupeten Luwu, Sulsel, dirujuk ke Rumah Sakit Umum Sawerigading, Kota Palopo, Sulsel, Sabtu (21/3/2020). 

SERAMBINEWS.COM - Angka kematian corona lebih tinggi pada pria, mengapa demikian?

Sejumlah ahli menemukan fakta bahwa pria cenderung lebih berisiko meninggal dunia setelah dinyatakan positif corona.

Ternyata ada beberapa faktor yang melatarbelakangi pria lebih rentan meninggal karena corona dibandingkan wanita/

Angka kematian akibat infeksi virus corona yang telah menjadi pandemi global ini terus bertambah.

Menariknya, angka kasus kematian akibat Covid-19 ini banyak terjadi pada pria.

Tren ini telah direplikasi di semua negara, akan tetapi, para ilmuwan belum bisa memahami penyebabnya.

Namun, berdasarkan sejumlah studi yang dilakukan, faktor risiko Covid-19 ini umumnya didasarkan pada usia dan kondisi kesehatan.

Seorang TKI yang Baru Pulang dari Malaysia Dijemput Tim ke Rumahnya

Akan tetapi, seperti dilansir dari The Guardian, Minggu (19/4/2020), Covid-19 semakin jelas mendeskriminasi berdasarkan jenis kelamin.

Berdasarkan data terbaru dari Kantor Statistik Nasional di Inggris menunjukkan laki-laki hampir dua kali lebih mungkin meninggal akibat penyakit Covid-19 yang disebabkan infeksi virus corona, SARS-CoV-2.

Pertama kali, tren ini terlihat di China, di mana dalam suatu analisis menemukan tingkat kematian pada pria yang terinfeksi Covid-19 sebesar 2,8 persen.

Halaman
1234
Editor: Amirullah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved