Berita Banda Aceh

Pertamina Prediksikan Konsumsi BBM di Aceh Turun, Selama Ramadhan dan Idul Fitri 2020

Di sektor elpiji, Pertamina mengestimasi peningkatan konsumsi dibanding realisasi satgas Rafi tahun lalu.

Penulis: Mawaddatul Husna | Editor: Nur Nihayati
Serambinews.com
ILUSTRASI - SPBU belum buka dan beroperasi akan tetapi mobil milik agen dan pangkalan sudah diparkir di pom pengisian BBM di SPBU tersebut, Selasa (18/2/2020). 

Di sektor elpiji, Pertamina mengestimasi peningkatan konsumsi dibanding realisasi satgas Rafi tahun lalu.

Laporan Mawaddatul Husna | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Selama masa Ramadhan dan Idul Fitri 2020, Pertamina memprediksi penurunan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) di Aceh.

Hal itu dikarenakan berkurangnya mobilitas masyarakat sebagai dampak dari wabah virus corona.

Unit Manager Comm, Rel & CSR Pertamina MOR I, M Roby Hervindo, Kamis (23/4/2020) menyampaikan untuk BBM jenis gasoline (Premium, Pertalite, Pertamax dan Pertamax Turbo), diperkirakan konsumsi sebesar 52,8 juta liter.

Turun sekitar 10 persen jika dibandingkan realisasi pada Ramadan dan Idul Fitri (Rafi) 2019 sebesar 58,7 juta liter.

Sedangkan BBM jenis gasoil (Bio Solar) selama masa Ramadan dan Idul Fitri, konsumsinya diprediksi turun 0,5 persen. Estimasi konsumsi 25,6 juta liter, dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar 25,8 juta liter.

Di sektor elpiji, Pertamina mengestimasi peningkatan konsumsi dibanding realisasi satgas Rafi tahun lalu.

Yaitu sebesar 2,7 juta tabung, dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar 2,6 juta tabung.

Masjid Agung Baitul Ghafur Abdya Sediakan 200 Paket Berbuka, Setiap Hari Bagi Musafir dan Masyarakat

Polisi Kanada Buru Pria Rasis, yang Pukuli Pria 92 Tahun Asal Asia Karena Covid-19

23 April Hari Buku Sedunia, Ini Sejarahnya

"Meski prediksi konsumsi BBM turun dan elpiji naik, kami pastikan stok BBM, elpiji serta Avtur untuk Provinsi Aceh terbilang sangat mencukupi.

Stok BBM yang tersedia di fuel terminal mampu mencukupi kebutuhan masyarakat hingga 27 hari kedepan, sedangkan untuk elpiji rata-rata mencukupi untuk 14 hari ke depan," sebut Roby.

Ia menambahkan untuk membantu mengurangi dampak ekonomi dari pandemi, Pertamina menyiapkan potongan harga hingga 25 persen untuk isi ulang dan pembelian Bright Gas 5,5 Kg serta 12 Kg. Caranya dengan melakukan pemesanan melalui call center 135.

Terkait konsumsi Avtur, meskipun jumlah penerbangan di Indonesia menurun.

Pertamina masih terus menjaga pasokan Avtur untuk tetap melayani kebutuhan maskapai.

“Kami himbau agar masyarakat mengkonsumsi BBM dan elpiji dengan bijak.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved