Breaking News:

Ramadhan 1441 H

Niat Puasa Ramadhan 1441 H dalam Tulisan Arab dan Latin, Simak juga Hal yang Membatalkan Puasa

Niat berpuasa juga merupakan satu di antara rukun puasa. Lalu bagaimana bacaan niat puasa di Bulan Ramadan?

Editor: Amirullah
Tribunnews.com
Ilustrasi Puasa 

"Puasa itu meninggalkan makanan dan minuman.” (Hadis Riwayat Bukhari no. 1903).

Kemudian disebutkan pula bahwa infus atau injeksi medis ke dalam tubuh juga termasuk makanan, sehingga puasa tidak sah.

Bahkan merokok juga termasuk dalam kategori minum lantaran secara bahasa adalah syarbud dukhon atau minum asap.

Kendati demikian batalnya puasa dengan makan dan minum hanya ketika seseorang memang sengaja melakukannya dan mengetahui tentang hukum tersebut.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda

"Apabila seseorang makan dan minum dalam keadaan lupa, hendaklah dia tetap menyempurnakan puasanya karena Allah telah memberi dia makan dan minum." (Hadis Riwayat Bukhari no. 1933 dan Muslim no. 1155).

Iran Luncurkan Satelit Militer, Begini Tanggapan Jenderal Amerika Serikat

2. Muntah disegaja

Muntah dengan cara disengaja akan membatalkan puasa, namun apabila tanpa disengaja atau karena sakit, maka tidak membatalkan puasa.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah SAW bersabda,

"Barangsiapa yang muntah menguasainya (muntah tidak sengaja) sedangkan dia dalam keadaan puasa, maka tidak ada qadha’ baginya. Namun apabila dia muntah (dengan sengaja), maka wajib baginya membayar qadha’.”

3. Haid dan nifas

Tak ada alasan bagi para perempuan untuk tetap menjalankan puasa saat sedang haid atau nifas.

Tentu sebelumnya perlu diketahui jika haid dan nifas memiliki perbedaan mendasar.

Haid atau yang biasa dikenal menstruasi proses keluarnya darah dari bagian kewanitaan yang terjadi diakibatkan siklus bulanan alami pada tubuh.

Sedangkan nifas merupakan darah yang keluar dari rahim seorang perempuan setelah melahirkan.

Kedua keadaan baik haid maupun nifas bisa menjadi penyebab batalnya ibadah puasa.

Dari Abu Said Al Khudri radhiyallahu ‘anhu ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ditanya mengenai sebab kekurangan agama wanita, beliau berkata,ْ

“Bukankah wanita jika haid tidak salat dan tidak puasa?” (Hadis Riwayat Bukhari no. 304 dan Muslim no. 79).

Perawat Ini Meninggal karena Virus Corona, Ia belum Mudik Selama 5 Tahun Terakhir

Bisnis Pariwisata Rontok Terdampak Pandemi Corona, Ini Harapan Pelaku Wisata di Kepulauan Banyak

4. Jima (Hubungan badan suami dan istri)

Poin keempat yang membatalkan ibadah puasa adalah hubungan suami istri.

Namun yang menjadi catatan penting di sini perihal waktunya.

Yang dimaksud jima yang membatalkan ibadah puasa jika dilakukan pada waktu puasa atau pada siang hari untuk lebih mudah pemahaman.

Jika jima dilakukan malam hari maka tidaklah membatalkan ibadah puasa pasangan suami istri.

Pelarangan ini mengacu pada Alquran surat Al Baqarah ayat 187.

"Dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam, (tetapi) janganlah kamu campuri mereka itu, sedang kamu beri’tikaf dalam masjid".

5. Keluar mani secara sengaja

Terakhir yang dapat membatalkan ibadah puasa adalah keluarnya mani atau seperma secara sengaja.

Baik keluar dari hubungan suami istri atau dengan cara lain seperti menggunakan tangan (onani).

Muhammad Al Hishni rahimahullah dalam kitabnya berkata:

“Termasuk pembatal jika mengeluarkan mani baik dengan cara yang haram seperti mengeluarkan mani dengan tangan sendiri (onani) atau melakukan cara yang tidak haram seperti onani lewat tangan istri atau budaknya.”

Lalu Al Hishni katakan, bisa dihukumi sebagai pembatal karena maksud pokok dari hubungan intim (jima) adalah keluarnya mani.

Jika jima saat puasa diharamkan dan membuat puasa batal walau tanpa keluar mani, maka mengeluarkan mani seperti tadi lebih-lebih bisa dikatakan sebagai pembatal.

Juga Al Hishni menambahkan bahwa keluarnya mani dengan berpikir atau karena ihtilam (mimpi basah) tidak termasuk pembatal puasa.

(Tribunnews.com/Isnaya/Endra Kurniawan)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Bacaan Niat Puasa Ramadhan 2020 dalam Tulisan Arab dan Latin

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved