Breaking News:

Tragedi Simpang KKA

21 Tahun Tragedi Simpang KKA Aceh Utara, Aparat dan AGAM Salahkan Provokator

Kedua belah pihak menyalahkan adanya provokator yang memicu terjadinya insiden maut tersebut.

DOK. SERAMBI INDONESIA
Denah lokasi peristiwa pilu di Simpang KKA Aceh Utara, Senin 3 Mei 1999. Denah karya almarhum M Sampe Edward Sipahutar ini dimuat di halaman 1 Harian Serambi Indonesia edisi Selasa 4 Mei 1999. 

Entah karena kesal atas ketidakdatangan pejabat tersebut, sekitar pukul 13.00 WIB massa menuju markas Koramil Dewantara dan melakukan pelemparan sehingga mengkibatkan kaca kantor dan dua unit sepeda motor dinas dibakar serta bendera merah putih, dilaporkan Kapenrem, dirobek-robek massa.

Dalam waktu bersamaan, dilukiskan Kapenrem Letda Inf Eddy, satu SSK Den- 1001 Pulo Rungkom menuju ke lokasi kejadian untuk membantu Yonif 113/JS yang lebih dulu berada di lokasi massa.

Regitu mendekat, pasukan Denrudal dihadang massa sehingga suasana makin panas.

Dalam suasana itu, seorang anggota Denrudal, Letda Art Koridon, mengalami luka pada mulut dan giginya copot akibat dilempari massa.

Danrem memastikan, akibat peristiwa tersebut hingga tadi malam tercatat 19 orang meninggal dan 81 orang mengalami luka-luka.

"Korban yang meninggal dan terluka dievakuasi ke tiga rumah sakit; RS PIM, RSU Arun dan RSU Lhokseumawe,” katanya.

Namun, dalam penjelasannya melalui kapenrem, Danrem tidak menyebutkan secara rinci penyebab korban tersebut meninggal dan terluka.

Namun, masyarakat yang menyaksikan peristiwa itu pasti kan, seluruh korban jatuh akibat "siraman" peluru senjata yang dilepaskan aparat keamanan.

Menjawab Serambi, mengenai asal mula tembakan yang, menurut versi TPF Aceh Utara) mengakibatkan 23 orang tewas dan 95 luka-luka tertembak, Kapenrem tidak dapat memastikannya.

Sebab, pada awalnya aparat melepaskan tembakan peringatan ke udara untuk menenangkan dari arah massa muncul lemparan batu ke arah petugas.

Halaman
1234
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved