Kamis, 23 April 2026

Berita Langsa

Polisi Selidiki Limbah Pabrik Lem di Langsa Barat yang Tercemar, Begini Kata Asisten Manejer PT AMI

Limbah itu diduga dibuang keluar, sehingg kini mencemari parit (saluran) permukiman warga sekitar.

Penulis: Zubir | Editor: Mursal Ismail
FOR SERAMBINEWS.COM
Air bercampur limbah kimia cemari saluran pemukiman warga Gampong Alur Dua Bakaran Bate, Kecamatan Langsa Barat, yang diduga dari pabrik lem PT AMI 

Apalagi hewan ternak seperti bebek, sapi, dan ayam meminum air saluran, sehingga dikhawatirkan hewan ternak mereka juga akan mati atau membawa wabah penyakit ke depannya.

"Yang namanya limbah setahu kami pasti mengandung zat kimia.

Kita kecewa mengapa limbah ini bisa bocor yang berdampak membahayakan kami warga sekitar," ujar warga.

Limbah cair diduga dibuang dari pabrik lem PT AMI yang kini mencemari lingkungan ini, berpotensi membahayakan warga di permukiman padat penduduk di Gampong Bakaran Bate ini. 

Sementara Keuchik Gampong Alue Dua Bakaran Batee, Andi Syahputra, kepada wartawan, membenarkan adanya limbah di saluran daerah permukiman warga, yang diduga sengaja dibuang dari parik lem PT AMI di gampong itu.

Keuchik bahkan menduga limbah ini memang sengaja dibuang oleh pihak pabrik PT AMI dan ini tentunya sangat berbahaya bagi kesehatan masyarakat dan berdampak terhadap lingkungan.

Dirinya selaku pemimpinan di gampong mengecam keras tindakan pembuangan limbah cair diduga dari pabrik lem ini, dan meminta pertangungjawaban pihak perusahaan.

Bahkan menurutnya, persoalan pembuangan limbah zat kimia diduga dari PT AMI ini juga harus diproses hukum oleh pihak berwajib.

Keuchik ini juga khawatir warga sekitar akan melakukan aksi, karena sampai sekarang pihak perusahaan tak ada itikad baik melakukan pertemuan dengan maayarakat.

Dikonfirmasi Serambinews.com secara terpisah melalui telepon, Asisten Manejer PT AMI, Dody, mengaku dirinya tak memahami persoalan itu karena bukan bidang dan wewenangnya.

Ia menyarankan Serambinews.com menemui pihak humas PT AMI pada Senin (04/05/2020), karena berhubung hari ini hari libur.

Lalu nomor kontak pihak humas yang bisa dihubungi, diakuinya juga tak ada padanya. (*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved