Sabtu, 9 Mei 2026

Ramadhan 1441 H

Sahkah Puasa Ramadhan jika Mandi Wajib Setelah Imsak? Begini Penjelasannya

bagaimana hukumnya jika seseorang baru melaksanakan mandi wajib setelah imsak?

Tayang:
Editor: Amirullah
querty.com
Ilustrasi mandi junub atau mandi wajib 

SERAMBINEWS.COM - Bagaimana hukumnya apabila seseorang baru menjalankan mandi Junub atau mandi wajib di bulan Ramadan setelah imsak?

Apakah ibadah puasa Ramadannya tetap sah?

Sebelumnya, agama Islam merupakan agama yang mewajibkan umatnya untuk menjaga kebersihan dan kesucian diri.

Bahkan, dalam Islam menjaga kebersihan dan kesucian termasuk sebagian dari iman.

Kebersihan dan kesucian tersebut harus dijaga, terutama ketika hendak melaksanakan ibadah kepada Allah.

Cara untuk menjaga kebersihan dan kesucian diri, antara lain dengan mandi dan berwudu, dalam Islam hal tersebut dikenal dengan istilah mandi wajib.

Mandi wajib dalam Islam ditujukan untuk membersihkan diri sekaligus mensucikan diri dari segala najis atau kotoran yang menempel pada tubuh manusia.

Tak Terbukti, PN Pijay Bebaskan 5 Terdakwa dalam Perkara Dugaan Pembunuhan Pegawai KIP Herry Rusly

Nuzulul Quran pada Malam 17 Ramadhan, Ini Amalan yang Dilakukan Rasulullah SAW dan Penjelasannya

Netizen Pertanyakan Besaran Zakat Fitrah Per Jiwa, Ini Penjelasan Kepala Kemenag Aceh Singkil

Lantas, bagaimana hukumnya jika seseorang baru melaksanakan mandi wajib setelah imsak?

Apakah ibadah puasa Ramadannya tetap bisa dijalankan dan sah?

Dikutip dari kanal YouTube Tribunnews.com, Ketua Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) Jawa Tengah Wahid Ahmadi mengatakan bahwa tetap boleh melaksanakan puasa dalam keadaan Junub.

“Nggak apa-apa. Jadi puasa dalam keadaan dia Junub itu enggak ada masalah. Boleh-boleh saja,” tutur Wahid.

Lebih lanjut, kata Wahid, jangankan setelah imsak, bahkan setelah Subuh juga tidak masalah.

“Misalnya, seseorang setelah sahur dia Jimak ya misalnya begitu, kemudian tertidur sampai kebablasan, Subuh-nya jam 5 misalnya,” terang Wahid.

“Nah, dia tidak apa-apa. Dia mandi dulu kemudian wudu, kemudian salat Subuh. Setelah itu puasa jalan tidak ada masalah,” lanjutnya.

Menurut Wahid, pada prinsipnya suci dari hadas besar termasuk Junub, bukanlah bagian dari syarat atau rukun puasa.

Kabar Gembira dari Jerman, Angka Kematian Akibat Corona Menurun, Masjid-masjid akan Segera Dibuka

Ini Pesan dan Lagu Terakhir Didi Kempot untuk Masyarakat Indonesia

15 Keistimewaan 10 Hari Kedua Bulan Ramadan yang Penuh Ampunan, Baca Doa Ini

Sumber: TribunnewsWiki
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved