Peringatan Nuzulul Quran
Malam Nuzulul Quran, Banyak Berdoa dan Baca Alquran
Anwar mengatakan, di masa pandemi corona ini, masyarakat sebaiknya mendekatkan diri kepada Alquran.
"Maka, kita banyak memohon ampun.
• Kombinasi Tiga Obat Antivirus Ini Bisa Ringankan Gejala Covid-19
• BIN Deteksi ‘Naikon’, Kelompok Hacker Asal Cina yang Meretas Data-data Negara
Dan selain juga memohon ampun itu supaya dosa-dosa kita diampuni, kita juga diselamatkan dari godaan setan dan juga dari siksa,” kata Wapres Ma'ruf.
Wapres menerangkan bahwa Ramadhan identik dengan peristiwa Nuzulul Quran dan Lailatul Qadar (malam kemuliaan), di mana masyarakat juga mengenalnya sebagai malam seribu bulan.
Wapres menambahkan, hal ini merujuk beberapa riwayat yang menyebutkan bahwa Alquran diturunkan dua kali.
"Pertama, Alquran turun sekaligus dari lauhul mahfudz (kitab yang terjaga, kitab di mana Allah mencatat seluruh peristiwa alam semesta) ke langit dunia pada peristiwa Lailatul Qadar.
• Tiga Oknum Polres Simeulue dan Seorang Warga Ditangkap, Ini Kasusnya
• Covid-19 Serang Kantor Presiden AS, Trump dan Wapres Pence Tes Tiap Hari
Peristiwa ini terjadi pada al ‘asyrul awakhir min Ramadhan (10 hari terakhir Ramadhan), yakni dimulai pada malam ke-21," kata Ma'ruf.
Kedua, Alquran turun secara bertahap yang ditandai dengan penerimaan wahyu oleh Nabi Muhammad SAW berupa Surah Al-A’laq ayat 1 hingga 5, di Gua Hira.
"Peristiwa ini terjadi pada 10 hari kedua, tepatnya 17 Ramadhan.
Turunnya Alquran ini sesuai dengan Surah Al-Anfal ayat 1.
Maksud ayat ini adalah Perang Badar yang terjadi antara Umat Islam dan Kafir Quraisy bertepatan dengan waktu turunnya Alquran, 17 Ramadhan.
Peristiwa ini dikenal dengan Nuzulul Quran," lanjutnya.
Wapres mengajak masyarakat muslim untuk memanfaatkan momentum 10 hari kedua Ramadhan ini dengan banyak memohon ampun.
• Cuaca Ekstrim, Kapolres Pidie Minta Kapolsek Pantau Lokasi Rawan Longsor dan Debit Air Sungai
• Warga yang tak Mendapat BLT Rp 600 Ribu dari Kemensos, Akan Dibantu Dana dari Pemerintah Gampong
"Mudah-mudahan ini akan memberikan suasana yang mencerahkan supaya pertama, Covid-19 juga segera berlalu dengan izin Allah, dengan banyak kita memohon ampun, dan kedua, saat-saat yang baik ini, saat-saat kita harus di rumah, kita manfaatkan dengan banyak berdoa, ber-istighfar dan membaca Quran," pungkas Ma'ruf.(tribun network/fah/den)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/sekjen-mui.jpg)