Rabu, 3 Juni 2026

Luar Negeri

Arab Saudi Siap Pimpin Perekonomian Dunia, Virus Corona Akan Balikkan Sejarah Bisnis

Kerajaan Arab Saudi siap memimpin perekonomian dunia di tengah-tengah masih menderunya wabah virus Corona.

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
Ilustrasi ArabNews/Luis Grañena
Yousef Al-Benyan 

SERAMBINEWS.COM, DUBAI – Kerajaan Arab Saudi siap memimpin perekonomian dunia di tengah-tengah masih menderunya wabah virus Corona.

Ambisi dan tantangan komunitas bisnis global saat ini atas kekacauan yang belum pernah terjadi sebelumnya disebabkan oleh virus Corona.

Bahkan, telah mengubah bentang alam tanpa bisa dikenali dalam waktu beberapa bulan mendatang.

"COVID-19 merupakan titik balik dalam sejarah bisnis, sehingga akan kembali mengubah kepemimpinan perekonomian dunia dan Arab Saudi sudah siap untuk itu," kata Yousef Al-Benyan.

Al-Benyan merupakan Wakil Presiden dan Kepala Eksekutif Saudi Basic Industries Corporation telah berperan dalam memimpin upaya Kerajaan dalam petrokimia, yang telah menempatkan negara ini di teratas industri kimia global.

Saudi Hentikan Tunjangan Hidup, PPN Naik 300 Persen

Saudi Ubah Opsi, Migas Dijauhkan, Investasi Asing Diburu

Korban Meninggal Covid-1 di Saudi 200 Orang, Pengusaha Sumbang Rp 4 Triliun

“Secara global, kami melihat bisnis merespons pandemi dalam berbagai cara, mulai dari penutupan total, pelonggaran dan pemberhentian, hingga transformasi model bisnis dalam menyelesaikan krisis kesehatan,” ujarnya,  

“Secara kolektif, kami akan menyaksikan kebangkitan baru, ”tambahnya.

Baru-baru ini, dia mengumumkan Inisiatif B20 COVID-19, yang memanfaatkan keahlian komunitas bisnis global dalam upaya mengurangi dampak krisis ekonomi.

"Kami telah bekerja dengan gugus tugas dan kami menyerukan koordinasi global, dan kami akanmengeluarkan laporan sementara yang bertujuan untuk mengatasi pemulihan ekonomi, tetapi juga mempersiapkan krisis di masa depan," katanya.

Dilansir ArabNews, Selasa (19/5/2020), rekomendasi kebijakan dari studi-studi tersebut akan dipresentasikan kepada Presiden G20 menjelang KTT November 2020.

“Kami mencari beberapa sektor dan isu-isu yang berdampak pada komunitas bisnis global dan yang membutuhkan kemitraan dan kolaborasi pemerintah yang kuat.”

“Dari meningkatkan infrastruktur digital, hingga mengurangi emisi karbon, memperkuat perdagangan global dan menutup kesenjangan gender dalam bisnis, mengubah tantangan hari ini menjadi peluang masa depan,” katanya.

Di era pandemi, pertemuan B20 telah dilakukan dalam format yang berubah secara dramatis.

Alih-alih pertemuan tatap muka, Al-Benyan telah memimpin serangkaian pertemuan virtual para pemimpin bisnis dari kantor pusatnya di Riyadh.

“Kami telah menyelenggarakan sejumlah pertemuan virtual yang telah berhasil menyatukan beberapa pemikir terbaik dalam bisnis global.”

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved