Illiza Sa'aduddin Djamal: Tak Penuhi Lima Syarat, Sebaiknya Tunda Masuk Sekolah

Anggota Komisi X DPR RI membidangi pendidikan, Illiza Sa'aduddin Djamal menyatakan Pemerintah sebaiknya menunda aktivitas belajar mengajar...

IST
Anggota Komisi X DPR RI, Illiza Sa'aduddin Djamal. 

 

Laporan Fikar W Eda | Jakarta

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan, Illiza Sa'aduddin Djamal  menyatakan Pemerintah sebaiknya menunda aktivitas belajar mengajar secara tatap muka di masa New Normal pandemi Covid-19, apabila tidak bisa memenuhi paling tidak lima syarat yang dibutuhkan.

Illiza mengatakan hal itu menanggapi  dimulainya kembali proses belajar-mengajar selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB), Senin (1/6/2020).

"Harus dilakukan evaluasi sebelum diputuskan langkah dan kebijakan seperti apa yang akan diterapkan pada era New Normal," ujar Illiza.

Menurutnya paling kurang dibutuhkan lima persyaratan yang harus dipenuhi, meliputi;

1) Memastikan sekolah-sekolah dalam keadaan steril dari virus. Kemendikbud bersama Pemerintah Daerah harus memfasilitasi alat pelindung diri atau APD untuk seluruh murid, guru dan tenaga kependidikan sekolah, seperti masker, disinfectant, hand sanitizer, alat pengukur suhu dan menghidupkan klinik kesehatan sekolah.

2) Ruang belajar yang hanya diisi separuh dari jumlah murid dimasa normal sebelumnya. Artinya jika sebelumnya ruang belajar diisi 30-35 murid maka di masa New Normal diisi oleh 15-17 murid dan setiap meja 1 murid dengan jarak 1,5 meter antarmeja. Jika ruang belajar tidak cukup, maka dilakukan system bergiliran (pagi - sore).

UPDATE Covid-19 Aceh; ODP 2.060 Orang, PDP 106 Kasus

Pemerintah Aceh Didesak Tangani Bencana Abrasi Pantai Meulaboh

Gadis Aceh Una Maulina Jelaskan Batalnya Nikah dengan Sahrul Gunawan, Ini Faktanya

3) waktu tatap muka di kelas juga dikurangi jamnya. Jika selama ini Belajar 8 jam yang dimulai pukul 07.00 s.d 15.00, maka Era New Normal menjadi 3-4 jam di kelas dan sekolah. Selebihnya Belajar Jarak Jauh yang difasilitasi penuh oleh pemerintah

4) Untuk memastikan proses belajar mengajar berjalan baik dengan kualitas yang baik, Pemerintah bersama Pemerintah Daerah harus meningkatkan kapasitas guru-guri yang mengajar baik di kelas maupun secara virtual/jarak jauh.

Halaman
12
Penulis: Fikar W Eda
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved