Breaking News:

Illiza Sa'aduddin Djamal: Tak Penuhi Lima Syarat, Sebaiknya Tunda Masuk Sekolah

Anggota Komisi X DPR RI membidangi pendidikan, Illiza Sa'aduddin Djamal menyatakan Pemerintah sebaiknya menunda aktivitas belajar mengajar...

IST
Anggota Komisi X DPR RI, Illiza Sa'aduddin Djamal. 

5) Dan hal terakhir yang menjadi prasyarat pelaksaan pendidikan era New Normal, Pemerintah dan Pemerintah Daerah harus memberikan "reward and punishment" (penghargaan dan sanksi) bagi guru-guru dan tenaga pendidikan.

"Jika Pemerintah belum dapat menyiapkan lima hal tersebut, saya berpendapat PSBB dilanjutkan saja dan atau era New Normal lebih baik ditunda," tukas Illiza.

Politisi PPP ini menyatakan, sebaiknya kebijakan Pemerintah atas pelaksanaan kegiatan belajar mengajar selama PSBB menggunakan metode Belajar Jarak Jauh (BJJ/daring), perlu dilakukan evaluasi secara menyeluruh, apakah metode tersebut efektif mencapai tujuan Pendidikan atau malah tidak.

"Dan apakah metode tersebut juga menjadi salah satu metode belajar mengajar di era New Normal yang efektif atau tidak, ini juga memerlukan kajian evaluasi. Dalam pandangan saya, proses pendidikan di Era New Normal, harus menetapkan protokol kesehatan masyarakat penanganan Covid-19," demikian Illiza.

Mengutip data Komisi Perlindungan anak Indonesia atau KPAI menunjukkan bahwa sampai saat ini sudah 831 anak  terpapar Covid-19, 14 orang  dinyatakan positif dan meninggal dunia. Dan 129 anak meninggal sebelum hasil swab-nya keluar.

Disebutkan New Normal adalah peradaban baru secara sosial, ekonomi, relasi politik dan global.

"Tujuan diberlakukan New Normal adalah memberikan ruang bagi warga untuk menjalankan kehidupan produktifnya dan atau  yang memerlukan aktivitas di luar rumah dapat bekerja dengan tetap menggunakan standar/protokol kesehatan masyarakat. Karena itu perlu evaluasi," tukasnya.(*)

Musisi Aceh Barat Terpaksa Jual Alat Musik untuk Bertahan Hidup,Akibat Larangan Tampil di Panggung  

Herman RN, Butuh Lima Tahun Menembus KOMPAS, Dua Tahun Menembus SERAMBI  

Bagaimana Nasib Warga yang Belum Ikut Sensus Penduduk Online, Begini Penjelasan BPS

Penulis: Fikar W Eda
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved