Berita Banda Aceh
Pasca Lebaran, Harga Dua Komoditas Pangan Bergerak Naik, Apa Saja!
Tingginya permintaan telur dari Sumatera ke Jawa dikarenakan banyak industri ayam petelur di Jawa yang berhenti beroperasi selama pandemi corona.
Penulis: Herianto | Editor: Ibrahim Aji
Tingginya permintaan telur dari Sumatera ke Jawa dikarenakan banyak industri ayam petelur di Jawa yang berhenti beroperasi selama pandemi corona.
Laporan Herianto | Banda Acceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Harga dua komoditas pangan mengalami kenaikan pasca Lebaran Idul Fitri 1441 Hijriah.
Naiknya harga komoditas pangan tersebut lantaran permintaannya di pasaran melonjak.
Kedua komoditas pangan yang mengalami kenaikan harga itu adalah telur ayam ras dan minyak goreng curah.
Penyalur telur ayam ras di Pasar Induk Lambaro, UD Zainun kepada Serambinews.com, Senin (1/6/2020) mengatakan, kenaikan harga telur saat ini dipicu oleh meningkatnya harga beli di Medan.
Jika sebelum Lebaran mereka menjual Rp 34.000/lemping (30 butir), sekarang naik menjadi Rp 36.000-Rp 37.000/lemping.
• Aceh Kembali Buka Pasar Ekspor ke Singapura, 500 Kilogram Tuna Dikirim ke Negeri Singa
Dia memprediksi harga tersebut akan terus bergerak naik karena tingginya permintaan telur di Pulau Jawa.
“Pelonggaran PSBB di sejumlah daerah di Pulau Jawa yang membuat mulai bukanya tempat-tempat usaha, menjadi salah satu melonjaknya permintaan telur,” ujar Zainun.
Disamping itu, katanya, tingginya permintaan telur dari Sumatera ke Pulau Jawa juga dikarenakan banyak industri ayam petelur di Jawa yang berhenti beroperasi selama masa darurat pandemi virus corona.
Selain telur, tambah Zainun, harga minyak goreng curah juga bergerak naik.
Sebelum Idul Fitri harga tebusnya untuk pembelian partai besar atau dalam drum/jiriken sekitar Rp 8.500-Rp 8.900/kg, sekarang naik menjadi Rp 9.200-Rp 9.700/kg.
• Realisasi Belanja Covid-19 di Aceh Besar Mencapai Rp 28,48 Miliar
Sedangkan harga eceran saat ini Rp 11.000-Rp 12.000/Kg, sebelumnya hanya Rp 10.000/kg.
Kenaikan harga minyak goreng curah itu, menurut Zainun, disebabkan beberapa faktor.
Antra lain, karena harga beli CPO yang merupkan bahan baku minyak goreng, naik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pembeli-sedang-memilih-telur-di-toko-istana-telur_20180718_081855.jpg)