Breaking News:

Berita Luar Negeri

PM Selandia Baru Sebut Kasus Kematian George Floyd ‘Ngeri’

Ribuan warga Selandia Baru turun ke jalan pada hari Senin (1/6/2020), mengutuk kasus kematian George Floyd yang tewas dalam sekapan polisi.

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Muhammad Hadi
REUTERS/STRINGER/Martin Hunter
Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern. 

Ardern mendapat pujian global karena menangani dengan penuh kasih penembakan massal paling sadis di negara itu pada 15 Maret 2019 lalu.

Pada saat itu, seorang pria kulit putih melepaskan tembakan dengan brutal kepada 51 jemaah Muslim di dua masjid di Christchurch.

Menurut Ardern, respons negaranya terhadap serangan tersebut memperlihatkan bahwa warga Selandia Baru menolak rasisme dan kebencian. 

Viral Foto Pria Bertato Indonesia Ikut Rusuh Demo George Flyod di AS, Mengaku Lahir di Pulau Jawa

Dipecat dan Dituntut Pasal Pembunuhan, Polisi Terlibat Tewasnya George Floyd Juga Dicerai Istrinya

Demo Kematian George Floyd Rusuh, Pengunjuk Rasa Bentrok, 26 Kota di AS Terapkan Jam Malam

Donald Trump Marah Besar, Kematian George Floyd Mengerikan, Keluarga Minta Pelaku Dihukum Mati

PM Selandia Baru mengatakan bahwa negaranya bisa bergerak ke tingkat satu dalam minggu depan.

Hal itu menandakan semua langkah sosial dan pembatasan pertemuan massa akan dicabut.

Namun, ia memastikan perbatasan wilayah akan tetap ditutup.

"Strategi kami untuk bekerja keras, pergi lebih awal telah membuahkan hasil, dan dalam beberapa kasus, telah melampaui harapan," kata Ardern dalam konferensi pers.

Ardern mengatakan kabinet akan memutuskan pada 8 Juni, lebih awal dari tanggal yang direncanakan, yakni 22 Juni.

Selandia Baru tidak mencatat kasus baru dari pandemi virus corona selama 11 hari berturut-turut hingga Selasa (2/6/2020).

Kematian George Floyd Berujung Kerusuhan, Kantor Berita CNN Dirusak Hingga Mobil Polisi Dibakar

Kematiannya Picu Demonstrasi Besar di AS, Siapa Sebenarnya George Floyd itu?

Donald Trump Caki Maki Gubernur, Bertindak Terlalu Lemah Terhadap Demonstran

Donald Trump Dievakuasi Paspampres ke Bunker Bawah Tanah, Demo di Depan Gedung Putih Memanas

Saat ini, Selandia Baru hanya memiliki satu kasus aktif covid-19 yang sedang dalam perawatan medis.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved