Selasa, 19 Mei 2026

Berita Pidie

Setelah Lama Tidak Beroperasi, Komisi III DPRA Tinjau Pabrik Padi Modern Dibangun Rp 6,1 M di Pidie

" Kita sangat sayangkan gabah di Pidie dijual ke Medan, padahal kita miliki pabrik modern.

Tayang:
Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Nur Nihayati
SERAMBINEWS.COM/MUHAMMAD NAZAR
Komisi III DPR Aceh tinjau pabrik modern tidak berfungsi di Gampong Jeumpa, Kecamatan Glumpang Tiga, Pidie, Sabtu (6/6/2020). SERAMBINEWS.COM/ MUHAMMAD NAZAR 

" Kita sangat sayangkan gabah di Pidie dijual ke Medan, padahal kita miliki pabrik modern.

Laporan Muhammad Nazar I Pidie

SERSMBINEWS.COM, SIGLI- Komisi III DPR Aceh meninjau pabrik padi modern yang dibangun Pemerintah Aceh dengan anggaran Rp 6,1 miliar di Gampong Jeumpa, Kecamatan Glumpang Tiga, Pidie, Sabtu (6/6/2020).

Kunjungan anggota dewan, mengingat pabrik yang mampu memproduksi gabah 40 ton per hari kini tidak beroperasi alias telantar.

Komisi III DPRA terdiri dari, Khairil Syahrial (ketua), Zainal Abidin (wakil ketua), Hendriono (sekretaris) dan Wahyu A Wahab (anggota)

" Kita berkunjung melihat pabrik modern, mengingat saat ini pabrik itu memasuki proses hibah dari Pemprov ke Pemkab Pidie," kata Ketua Komisi III DPRA, Khairil Syahrial ST MAP, kepada Serambinews.com, Sabtu (6/6/2020).

Ia menyebutkan, hibah tersebut dilakukan Pemprov seiring adanya surat permintaan hibah dari Pemkab Pidie.

Sehingga Komisi III DPRA segera menggelar rapat dewan, terkait proses hibah pabrik modern tersebut.

Polisi Amankan Nelayan dari Sumut

DPRK Pidie Nilai Belajar Pola Daring Sudah tak Maksimal

Pidie Masuk Zona Merah Covid-19, Ketua DPRK Protes Atas Kebijakan Plt Gubernur, Ini Katanya

Menurutnya, pabrik modern itu dibangun dengan anggaran APBA Rp 6,1 miliar, yang kini tidak beroperasi.

" Kita berharap saat pabrik modern itu dihibahkan ke Pemkab, harus dikelola dengan baik. Jangan macet produksinya dalam menggiling padi," jelasnya.

Pemkab, kata politisi Gerindra itu, harus memamfaatkan pabrik itu, untuk menampung gabah petani di Pidie.

" Kita sangat sayangkan gabah di Pidie dijual ke Medan, padahal kita miliki pabrik modern.

Pemkab harus menyetop gabah lari ke Medan, Sumatera Utara," pungkasnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved