Luar Negeri
Colin Powell, Mantan Kepala Staf Gabungan AS Tegur Donald Trump
Dia masuk di antara mantan jenderal yang menyebut kebijakan Presiden AS Donald Trump keluar dari konstitusi atau Undang-undang.
"Dia lolos begitu saja karena orang-orang tidak akan meminta pertanggungjawabannya," katanya.
Powell, yang menjabat sebagai Menteri Luar Negeri di bawah George Bush, juga menegur Trump karena menyinggung hampir semua orang di Dunia.
"Kami turun ke NATO. Kami mengurangi lebih banyak pasukan di Jerman. Kami telah menghapus kontribusi ke Organisasi Kesehatan Dunia. Kami tidak senang dengan PBB," kata Powell menirukan ucapan Trump.
"Dan ke mana pun Anda pergi, Anda akan menemukan semacam penghinaan terhadap kebijakan luar negeri Amerika Serikat" tambahnya.
Powell, seorang moderat yang menjauhkan diri dari partai Republik dalam beberapa tahun terakhir, tidak memilih Trump pada 2016.
Dia mengatakan akan memberikan suara untuk Biden pada November 2020.
"Saya sangat dekat dengan Joe Biden dalam masalah sosial dan politik."
"Saya bekerja dengannya selama 35 dan 40 tahun."
"Dia sekarang adalah kandidat, dan saya akan memilihnya," ujarnya.
"Setiap warga negara Amerika harus duduk, memikirkan, dan membuat keputusan sendiri," tambahnya.
"Gunakan akal sehatmu, katakan apakah ini baik untuk negaraku sebelum kamu mengatakan ini baik untukku," tutup Powell.(*).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/mantan-kepala-staf-gabungan-as-colin-powell.jpg)