Update Corona di Aceh Tamiang
147 Orang Sudah Ikut Pemeriksaan Rapid Test di Posko Aceh Tamiang, Ini Hasilnya
Posko Pemeriksan Rapid Test Aceh Tamiang yang dibuka di aula Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) sejak sepekan lalu telah melayani 147 orang
Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang
SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG – Posko Pemeriksan Rapid Test Aceh Tamiang yang dibuka di aula Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) sejak sepekan lalu telah melayani 147 orang yang seluruhnya menunjukan hasil non-reaktif.
Kabag Humas Setdakab Aceh Tamiaing, Agusliayana Devita menjelaskan layanan pemeriksaan gratis ini dibuka setiap hari kerja atau mulai Senin hingga Jumat.
Untuk sesi awal layanan dimulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB, kemudian sesi kedua dilanjutkan mulai pukul 14.00 hingga 15.00 WIB.
“Setiap warga yang ingin mendapat layanan pemeriksaan ini harus membawa surat pengantar dari datok penghulu dan fotokopi KK dan KTP,” ungkap Devita, Kamis (11/6/2020).
• Warga Kesal Pencurian Kerbau sudah 8 Kali Terjadi di Kuala Tripa Nagan Raya
Berdasarkan informasi yang diperoleh Devita dari tim medis yang melayani pemeriksaan ini, umumnya masyarakat yang menjalani pemeriksaan rapid test yang memiliki kepentingan perjalanan ke Medan.
Dia pun menjelaskan keberadaan posko ini memang bertujuan untuk memantau arus lalu lintas masyarakat Aceh Tamiang, khususnya yang memiliki riwayat perjalanan ke daerah zona merah Covid-19.
• Optimalisasi Proses Belajar Mengajar, Bupati Aceh Besar Vidcon dengan Ratusan Kepala Sekolah
“Ini bagian dari upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 sekaligus memantau aktivitas masyarakat yang memiliki riwayat perjalan ke luar daerah.
Setiap datok penghulu sekarang sudah memiliki daftar warganya yang ke luar daerah,” jelas Devita.
Terpisah, Sekretaris Gugus Tugas Percepatanan Penanganan Covid-19 Aceh Tamiang, Syahri mengatakan layanan gratis pemeriksaan rapid di aula SKB akan terus dilakukan hingga batas waktu belum ditentukan.
Namun dia menjelaskan saat ini stok rapid test hanya menyisakan sekira 200 unit.
Pihaknya sudah mengajukan pengiriman kembali rapid test ke provinsi dan ada kemungkinan dalam waktu dekat akan mendapat kiriman 3.000 unit.
“Antusias warga ke posko rapid test cukup tinggi, makanya kita ajukan lagi permintaaan. Mudah-mudahan bisa dipenuhi kebutuhan 3.000 unit,” kata Syahri. (*)
• 3 Tukang Potong Rambut Ini Mampu Pangkas Rambut 120 Orang Hanya dalam 2 Jam