Jumat, 24 April 2026

Breakwater Ambruk

Asrama Santri Terancam, Breakwater di Belakang Pesantren Darul Huda Ambruk Dihantam Ombak

Kami sangat berharap kepada Pemerintah Aceh dan Pemkab Aceh Selatan untuk segera memperbaiki kerusakan breakwater tersebut, sebab jika tidak direhab a

Penulis: Taufik Zass | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/TAUFIK ZASS
Breakwater (tanggul pemecah ombak) di belakang Pesantren Darul Huda, Gampong Sawang II, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Selatan sepanjang 100 meter ambruk dihantam ombak. 

Laporan Taufik Zass I Aceh Selatan

SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN - Tanggul pemecah ombak (breakwater) dibelakang dayah Darul Huda, Gampong Sawang II, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Selatan sepanjang 100 meter ambruk dihantam ombak.

Pimpinan Dayah Darul Huda,Tgk Rasyidin kepada Serambinews.com, Rabu (10/6/2020) mengatakan kerusakan tersebut tidak segera diperbaiki maka akan sangat mengancam keberadaan Asrama Santri.

"Kami sangat berharap kepada Pemerintah Aceh dan Pemkab Aceh Selatan untuk segera memperbaiki kerusakan breakwater tersebut, sebab jika tidak direhab akan mengancam keberadaan gedung Asrama Santri," ungkapnya.

Untuk diketahui Dayah Darul Huda, Gampong Sawang II, Kecamatan Sawang ini berada persis dibibir pantai dan pinggir jalan raya lintas Blangpidie - Subulussalam.

Ponpes yang di Pimpinan, Tgk Rasyidin itu saat ini sedang berkembang pesat. Sebab santri yang mondok di Ponpes tersebut bukan hanya warga Aceh Selatan namun juga banyak dari luar daerah.

Begini Kesaksian Warga Terkait Angin Puting beliung Menyapu Rumah dalam Sekejap di Aceh Utara  

Seorang Remaja Tanah Luas Aceh Utara, Tewas Disambar Petir saat Main Layang-layang

Warga Pidie dan Aceh Siap-Siap, Skrining Massal Virus Corona Telah Dimulai

Warga sekitar juga berharap kepada Pemerintah untuk membantu penanganan tanggul pemecah ombak yang ambruk tersebut supaya keberadaan Asrama Santri di Ponpes tersebut tidak terancam.

"Jika kondisinya seperti sekarang ini santri yang tinggal di Asrama tersebut juga tidak nyaman. Karenanya kami selaku masyarakat juga sangat berharap kepada Pemerintah untuk memprioritaskan penanganannya," kata Basir.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved