Luar Negeri
Palestina Krisis Berat, Teriak Bantuan, Belum Ada Negara Arab yang Gubris
Pemerintahan Palestina di Tepi Barat sedang menghadapi krisis ekonomi terberat. Tak tahan menghadapi pukulan itu yang dilancarkan oleh Israel
Editor:
M Nur Pakar
AFP/JAAFAR ASHTIYEH
Seorang demonstran berjalan dekat kobaran api saat bentrok dengan pasukan Israel di Desa Kfar Qaddum, Tepi Barat, Palestina, Jumat (12/6/2020).
Pemerintah sudah tidak mampu lagi membayar gaji pegawai sipil dan keamanan di Tepi Barat dan Jalur Gaza.
Dilansir Xinhua, Sabtu (13/6/202), Pemerintah Palestina mengalami defisit sebesar 1,4 miliar dolar AS atau sekitar Rp 19,9 triliun.
Erekat juga mengumumkan Dewan Keamanan (DK) PBB akan bersidang pada 24 Juni 2020.
Hal itu untuk membahas perkembangan di wilayah Palestina, terutama rencana pencaplokan lagi oleh Israel yang didukung Presiden AS, Donald Trump.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/demonstran-palestina-di-tepi-barat.jpg)