Breaking News:

Longsor

Anggota DPRA Minta PUPR Segera Tangani Dampak Longsor di Lintas Lokop-Gayo Lues

Saat ini, arus transportasi dari Aceh Timur menuju Gayo Lues dan sebaliknya tidak bisa dilewati.

Foto kiriman Iskandar Usman Al-Farlaky
Ruas jalan Lokop Aceh Timur menuju Blang Kejeran Gayo Lues ditutupi material longsor. 

Laporan Seni Hendri | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Longsor kembali terjadi di jalan lintas Lokop (Aceh Timur) menuju Blang Kejeren (Gayo Lues), dimana badan jalan amblas di sejumlah titik.

Hal ini mengakibatkan arus transportasi dari Aceh Timur menuju Gayo Lues tidak bisa dilewati. Demikian juga sebaliknya. 

Hal ini disampaikan oleh anggota DPR Aceh Iskandar Usman Alfarlaky, Kamis (18/6/2020).

"Jalan Lokop-Blang Kejeren terputus dan amblas di sejumlah tempat," kata Iskandar.

Laporan ini, kata Iskandar, dia dapatkan berdasarkan laporan tokoh masyarakat setempat kepada dirinya melalui handphone seluler.

Menurut informasi masyarakat, katanya, keadaan ini terjadi akibat hujan deras yang melanda daerah tersebut dari Selasa malam hingga Rabu pagi tadi.

"Saya sudah menghubungi kepala dinas terkait. Allahamdulillah direspon cepat," kata Iskandar.

"Menurut kepala dinas, staf kepala UPTD sudah berada di lokasi sejak siang tadi dan sedang mengambil kebijakan untuk mengatasi persoalan ini," ujar politisi asal Aceh Timur ini.

Iskandar berharap persoalan tersebut segera teratasi karena jalan Lokop Aceh Timur menuju Blang Kejeren merupakan ekonomi yang menghubungkan dua kabupaten.

"Bagi masyarakat jalan ini urat ekonomi. Semoga cepat ditangani," pinta Iskandar.(*)

Waktu Puncak Gerhana Matahari Pada 21 Juni 2020 di 23 Wilayah Aceh Berbeda, Ini Rincian Lengkapnya

Wanita yang Dipangkas Rambutnya karena Ketahuan Mencuri di Ulee Gle Ternyata Residivis Asal Sumut

Drawing Piala Asia U-16 2020, Timnas Indonesia Ditunggu Tiga Raksasa Asia

Pangdam IM Kunjungan Kerja ke Nagan Raya

Imigrasi Tunggu Hingga 24 Juni, Terkait Pemulangan 29 TKA Cina

Daftar Khatib Jumat 19 Juni 2020 di Masjid Lhokseumawe, Aceh Utara, dan Bireuen

Penulis: Seni Hendri
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved