Luar Negeri
China Ubah Zona Perang, Dari Darat ke Cyber, Serang Situs Pemerintah dan Perbankan India
Di tengah meningkatnya ketegangan dengan India, China merubah zona perang. China ingin menunjukkan kemampuannya dalam mengelola jaringan cyber
SERAMBINEWS.COM, NEW DELHI - Di tengah meningkatnya ketegangan dengan India, China merubah zona perang.
China ingin menunjukkan kemampuannya dalam mengelola jaringan cyber atau dunia maya.
Tidak tanggung-tanggung, situs pemerintah dan perbankan India mendapat serangan dari cyber China,
Serangan itu melalui sistem DDOS (penolakan layanan yang didistribusikan) yang berkelanjutan.
Serangan itu berhasil digagalkan dan sesuai laporan media India, Kamis (18/6/2020).
India juga berhasil asal serangan dari Kota Chengdu, China.
Chengdu merupakan markas Unit 61398 Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok.
Juga sebagai unit cyberwarfare rahasia utama Tiongkok yang bertanggung jawab atas serangan cyber.
Terutama terhadap perusahaan dan entitas pemerintah China di seluruh dunia sejak 2006.
Menurut sebuah laporan oleh HindustanTimes, Kamis (18/6/2020), serangan dimulai pada Selasa (16/6/2020) dan berlanjut hingga Rabu (17/6/2020).
Tiongkok telah berupaya mengembangkan doktrin dunia maya sejak 1990-an.
• India Terpilih Jadi Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB
• Anti-China Meluas di India, Boikot Barang China Menggema di Seluruh Negeri
• Tentara China Biadab, Batang Besi Bertabur Paku Serang Leher Tentara India
Menurut laporan Information Warfare Monitor 2009 'Tracking GhostNet: Investigating a Cyber Spionage Network' bahwa
Sejak akhir 1990-an, China telah berupaya mengembangkan doktrin dan kemampuan dunia maya sebagai bagian dari program modernisasi militernya.
"Doktrin Tiongkok tentang pertahanan aktif, yang merupakan keyakinan harus siap menanggapi agresi segera."
"Kemudian menempatkan penekanan pada pengembangan kemampuan perang cyber," kata laporan itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/serangan-cyber-china-ke-india.jpg)