Breaking News:

Kartu Nikah

Ini Pasangan Perdana yang Mendapatkan Kartu Nikah di Gayo Lues

Launching kartu nikah perdana untuk pasangan pengantin baru di kabupaten tersebut berlangsung di Kantor Urusan Agama (KUA) Blangkejeren.

Dok KUA Blangbkejeren
Pasangan pengantin baru Hamdan/Wahyu Hayati yang memperoleh kartu nikah perdana di Kabupaten Gayo Lues Kamis (18/6/2020). 

Laporan Rasidan | Gayo Lues

SERAMBINEWS.COM, BLANGKEJEREN - Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Gayo Lues launching kartu nikah perdana untuk pasangan pengantin baru di kabupaten tersebut, kegiatan akan nikah dalam memperoleh kartu nikah  perdana itu berlangsung di Kantor Urusan Agama (KUA) Blangkejeren, Kamis (18/6/2020).

Berdasarkan informasi yang diperoleh Serambinews.com,  kartu nikah perdana tersebut diserahkan oleh Kabag TU Kanwil Kemenag Aceh, Saifuddin SE didampingi Kabid Urais dan Binsyar Drs. H Hamdan, Kabid PD Pontren Drs. Djulaidi M.Ag, Kabid Penaiszawa, Drs Azhari dan Kakankemenag Galus Drs. H. Maiyusri, kepada pasangan pengantin baru yakni Hamdan dan Wahyu Hayati yang melaksanakan akad nikah di KUA Blangkejeren tersebut.

Kabag TU Kanwil Kemenag Aceh, Saifuddin dalam kesempatan itu mengatakan, penyerahan atau pemberian  kartu nikah dilakukan secara bertahap untuk Kabupaten/kota di Aceh tersebut yang akan  diiringi dengan kesiapan sumber daya manusia (SDM) di setiap KUA kecamatan itu.

Penyaluran kartu nikah di kabupaten tersebut diawali dari  KUA Kecamatan Blangkejeren dan selanjutnya akan diikuti KUA lainnya. 

"Tahun 2019 kita sudah melatih aplikasi Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH) yang berbasis web kepada seluruh Operator Bimas Islam Kankemenag kabupaten/kota se-Aceh dan Operator KUA kecamatan," ujar Saifuddin. 

Dia mengatakan,  kartu nikah merupakan salah satu inovasi pelayanan untuk masyarakat yang dilaksanakan oleh Ditjen Bimas Islam Kemenag RI. Bahkan peluncuran kartu nikah itu salah satu  sebuah inovasi pelayanan yang sudah menjadi kebutuhan.

Hal itu dibuktikan, saat ini  beberapa penginapan (Hotel) setiap tamu  yang membawa pasangan diminta buku nikah tersebut.

"Dalam hal ini kartu nikah bukan pengganti buku nikah akan tetapi untuk menambah penggunaannya yang bisa dan mudah dibawa kemanapun, bahkan untuk penggunaan buku nikah banyak yang berkaitan dengan administrasi seseorang seperti untuk mendapatkan pinjaman di bank, serta pengurusan paspor di Imigrasi maupun yang lainnya,"sebutnya.

Kakankemenag Galus, Maiyusri, kepada Serambinews.com, mengatakan, pasangan pengantin baru yang memperoleh kartu nikah perdana di Galus itu yakni pasangan Hamdan/Wahyu Hayati yang tercatat sebagai warga Kampung Jawa yang melaksanakan akad nikah di KUA Blangkejeren tersebut.

Seperti diketahui kata Maiyusri, KUA Kecamatan Blangkejeren merupakan  KUA kecamatan teladan tingkat Provinsi Aceh pada tahun 2019 lalu dan  memperoleh peringkat 5 nasional. Bahkan untuk alat mencetak kartu nikah tersebut  saat ini baru tersedia di KUA Blangkejeren di kabupaten itu.(*)

Lintas Blangkejeren Kutacane akan Diberlakukan Sistem Bukan Tutup Mulai 20 Juni

Begini Kondisi Terkini 5 Pasien Positif Covid-19 yang Dirawat di RSUCM Aceh Utara

VIDEO - Ayu, Anak Yatim yang Mengalami Luka Aneh Usai Operasi

India Tolak Klaim China Atas Lembah Galwan, Tiongkok Tuding Pasukan India Memprovokasi Kekerasan

Ribuan Lebih Calon Santri Baru Mendaftar di Dayah MUDI Samalanga, Ini Materi Tes Saat Ujian Masuk

Uang Koin Seribu Gambar Kelapa Sawit Dijual Ratusan Juta, Ini Sejarah dan Bahan Baku Pembuatannya

Penulis: Rasidan
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved