Dukung Pemerintah Aceh Ambil Alih Migas Blok B, PDDA Harap Migas Aceh dapat Mensejahterakan Rakyat

Pemuda Dewan Dakwah Aceh (PDDA) mengapresiasi keberhasilan Pemerintah Aceh yang telah mengambil alih pengelolaan Migas Blok B di Kabupaten Aceh Utara

Penulis: Subur Dani | Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
Ketua Umum Pemuda Dewan Dakwah (PDD) Aceh, Basri Effendi 

Laporan Subur Dani | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pemuda Dewan Dakwah Aceh (PDDA) mengapresiasi keberhasilan Pemerintah Aceh yang telah mengambil alih pengelolaan Migas Blok B di Kabupaten Aceh Utara.

Diharapkan, pengelolaan migas tersebut nantinya, dapat menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat Aceh kedepannya.

Hal tersebut dikatakan Ketua Umum Pemuda Dewan Dakwah (PDD) Aceh, Basri Effendi, SH., MH, M.Kn yang dampingi Sekretaris Umum Akmal Iman, dalam siaran persnya pada Sabtu, 20 Juni 2020 di Banda Aceh.

Menurut Basri, upaya yang dilakukan Pemerintah Aceh patut diberikan apresiasi.

Karena itu merupakan wujud nyata perbaikan tata kelola usaha migas di Aceh setelah melewati penantian panjang selama 44 tahun sejak 1976.

Petugas Periksa Ketat Warga yang Masuk di Perbatasan Aceh, Penumpang Disemprot Cairan

"Hal tersebut sesuai dengan amanat Undang-undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh dan Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2015 tentang pengelolaan bersama sumber daya Alam minyak dan gas bumi di Aceh," katanya.

Memasuki Era New Normal, Sejumlah Jabatan di Lingkup ASN Akan Dievaluasi

Basri Effendi yang juga Dosen pada Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala itu menambahkan, sebelumnya, minyak dan gas bumi Blok B itu dikelola oleh Mobil Oil (belakangan menjadi Exxon Mobil) sebelum kemudian pengelolaan dialihkan ke PT Pertamina Hulu Energi (PHE).

Namun kini Pemerintah Pusat telah merestui bahwa minyak dan gas bumi di lokasi itu dikelola oleh PT. Pembangunan Aceh (PEMA) yang merupakan Badan Usaha Milik Aceh, berdasarkan surat Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Arifin Tasrif, bertanggal 17 Juni 2020, yang dikirimkan kepada Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA).

"PDDA berharap kepada Pemerintah Aceh agar capaian ini memberikan dampak positif bagi masyarakat Aceh dalam rangka mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran di Aceh.

Tentu saja dengan memberdayakan masyarakat dan memperioritaskan masyarakat lokal dalam merekrut tenaga kerja guna menghadirkan kesejahteraan bagi semua elemen masyarakat dalam rangka membangun Aceh lebih baik kedepannya," ujar Basri

PEMA dan Migas Blok B di Aceh Utara, Jangan Sampai Kisah KIA Ladong Terulang

Dia berharap, jangan sampai terulang kembali sejarah kelam masa lalu di mana saat itu Aceh memiliki potensi sumber daya alam yang cukup besar.

Namun penduduknya miskin, bahkan ironisnya kemiskinan itu nampak jelas di lokasi sumber daya alam itu berada. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved