Breaking News:

Luar Negeri

Ibadah Haji 2020 Dibatasi Arab Saudi, Hanya Izinkan 1.000 Jamaah, Begini Protokol Lengkapnya

Pemerintah Arab Saudi sudah mengumumkan mereka akan membatasi jamaah yang boleh melaksanakan ibadah haji pada 2020 ini.

Editor: Faisal Zamzami
Umat muslim berkeliling di sekitar Kabah di Masjidil Haram di kota suci Mekah, Aarab Saudi, Jumat (17/8). Muslim dari seluruh dunia berkumpul di Mekkah di Arab Saudi untuk ibadah haji tahunan, salah satu dari lima rukun Islam. AFP/ AHMAD AL-RUBAYE 

SERAMBINEWS.COM - Pemerintah Arab Saudi sudah mengumumkan mereka akan membatasi jamaah yang boleh melaksanakan ibadah haji pada 2020 ini.

Langkah itu dilakukan untuk mencegah penularan virus corona, yang kini sudah menginfeksi sekitar sembilan juta orang di seluruh dunia.

Sejumlah protokol pelaksanaan ibadah haji pun disiapkan oleh pemerintah Arab Saudi, dengan salah satunya adalah hanya mengizinkan ribuan jamaah datang.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut merupakan aturan yang rencananya akan diterapkan oleh Saudi pada penyelenggaraan haji tahun ini:

1. Hanya Izinkan 1.000 Jemaah

Menteri Haji Mohammad Benten kepada awak media menerangkan, pihaknya hanya akan mengizinkan sekitar 1.000 peziarah yang bermukim di kerajaan.

"Jumlahnya sekitar 1.000. Bisa berkurang, bisa bertambah sedikit.

Jumlahnya tak akan puluhan atau ratusan ribu," jelas Benten dikutip AFP Selasa (23/6/2020).

Dia tidak memberikan ulasan secara mendetil siapa saja, atau warga dari negara mana yang diizinkan untuk menjalankan haji.

Benten kemudian menerangkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan kedutaan untuk memilih warga yang fit dan sesuai kriteria kesehatan.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved