Luar Negeri
PM Malaysia: Kami Tidak Bisa Lagi Menerima Pengungsi Rohingya
Malaysia yang tidak mengakui status pengungsi, baru-baru ini menolak perahu dan menahan ratusan orang Rohingya.
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Zaenal
Muhyiddin juga menyerukan lebih banyak upaya untuk memerangi perdagangan Rohingya, yang katanya semakin berisiko untuk dieksploitasi, perbudakan dan perekrutan oleh militan.
"ASEAN harus berbuat lebih banyak untuk membantu Myanmar, dan Myanmar juga harus berbuat lebih banyak untuk membantu dirinya sendiri agar krisis ini tidak terjadi di belakang kita," katanya.
• Bangunan Bekas Kantor Imigrasi Lhokseumawe Dijaga Ketat, Setelah Kedatangan Imigran Rohingya
• Tiba di Bekas Kantor Imigrasi Blang Mangat Lhokseumawe, Semua WNA Etnis Rohingya Jalani Rapid Test
Otoritas Malaysia mengatakan bahwa belasan orang Rohingya meninggal diatas kapal.
Tubuh mereka dilarungkan ke laut dari sebuah kapal yang kemudian mendarat di sebuah pulau Malaysia pada bulan ini dengan membawa 269 orang di dalamnya.
Kemarin, Kamis (25/6/2020) hampir 100 orang Rohingya diselamatkan oleh warga dari sebuah kapal yang ombang ambing di perairan Aceh Utara, Indonesia.
Warga Selamatkan Rohingya
Warga akhirnya sepakat untuk menurutkan 94 Imigran Rohingya yang ada di perairan tepi Pantai Lancok, Kecamatan Syamtalira Bayu, Aceh Utara, Kamis (25/6/2020) sekitar pukul 16.00 WIB.
Pantauan Serambinews.com, aksi warga tersebut dimulai dengan menggunakan satu Boat nelayan menuju kapal Imigran Rohingya yang jaraknya hanya sekitar seratusan meter dari tepi laut.
Menggunakan Boat nelayan, kapal imigran Rohingya ditarik ke tepi laut. Secara bersama-sama, warga awalnya menurunkan anak-anak dari kapal menuju tepi pantai.
Dilanjutkan dengan kaum perempuan. Setelah baru laki-lali dewasa.
Saat proses penurunan berlangsung, cuaca langsung hujan. Petir disertai geluduk terus terjadi berulang kali.
Tapi tidak mempengaruhi warga untuk tetap mengevakuasi imigran Rohingya ke daratan.
• Dikawal Pasukan TNI- Polri, Imigran Rohingya Dievakuasi dari Pantai Lancok Aceh Utara
• Warga di Aceh Utara Akhirnya Turunkan Imigran Rohingya ke Darat
Pada saat itu, dari kejauhan terdengar suara azan yang menandakan waktu shalat ashar telah tiba.
Setelah selesai dievakuasi, mereka dikumpulkan di sebuah lokasi. Tapi dikarenakan cuaca hujan, para imigran Rohingya dibawa warga untuk berteduh di pondok-pondok tepi pantai tersebut.
Terlihat tangisan mereka. Ada yang memang sudah sangat lemas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/muhyiddin-yassin-perdana-menteri-malaysia.jpg)