Virus Corona Serang Dunia

Korban Meninggal Covid-19 Lebih dari 500.000, WHO Sebut Pandemi Virus Corona Tidak Akan Berakhir

WHO juga menerangkan saat ini vaksin untuk Virus Corona sudah menemui kemajuan meski belum ada jaminan keberhasilan.

EPA-EFE/SALVATORE DI NOLFI
Tedros Adhanom Ghebreyesus, Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa Covid-19 sebagai pandemi global EPA-EFE/SALVATORE DI NOLFI (SALVATORE DI NOLFI) 

SERAMBINEWS.COM -Badan Kesehatan Dunia ( WHO) menyatakan, Pandemi Virus Corona atau Covid-19 tak akan pernah berakhir, meski korban meninggal mencapai lebih dari 500.000 orang.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom saat pengarahan, Senin (29/6/2020).

Dalam catatan yang mengkhawatirkan, jumlah infeksi di seluruh dunia mencapai 10 juta, dengan sejumlah negara ada yang kembali memberlakukan lockdown.

Dikutip dari Channelnewsasia, Tedros mencatatkan enam bulan setelah China mengumumkan soal virus itu, sudah 10 juta orang terinfeksi hingga ini.

Hingga kini, keberadaan virus pun masih menjadi anacaman mematikan.

Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus menuturkan, dia tentu ingin seperti yang lain, berharap pandemi virus corona segera berakhir.

"Tetapi kenyataan pahitnya adalah, penyakit ini bahkan jauh dari kata usai," ungkap Tedros dalam konferensi pers di Jenewa.

"Kebanyakan orang tetap rentan (terinfeksi), virus masih memiliki banyak ruang untuk bergerak," ujar Tedros.

"Kita semua ingin ini segera berakhir. Kita ingin melanjutkan hidup."

"Tapi kenyataan yang sulit diterima adalah virus ini belum akan segera berakhir," tambah Tedros.

Halaman
1234
Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved