Breaking News:

Berita Aceh Tengah

Soal Puskesmas Ketapang Linge Tak Ada Petugas, Ini Kata Ketua Komisi D DPRK Aceh Tengah

Ketua Komisi D, DPRK Aceh Tengah, Jihar Firdaus menegaskan pelayanan kesehatan di Puskesmas Ketapang Nusantara, Kecamatan Linge, harus tetap berjalan

For Serambinews.com
Ketua Komisi D DPRK Aceh Tengah, Jihar Firdaus. 

 

Laporan Mahyadi | Aceh Tengah

 

SERAMBINEWS.COM, TAKENGON – Ketua Komisi D, DPRK Aceh Tengah, Jihar Firdaus menegaskan pelayanan kesehatan di Puskesmas Ketapang Nusantara, Kecamatan Linge, harus tetap berjalan meskipun ada konflik internal yang terjadi diantara petugas puskesmas.

Hal itu ditegaskan Jihar Firdaus menanggapi tidak adanya petugas di Puskesmas Ketapang beberapa hari terakhir, sehingga warga kesulitan mendapatkan pelayanan kesehatan.

“Dari informasi yang kita dapat, memang di internal Puskesmas sedang ada masalah. Tapi maunya jangan sampai mengganggu pelayanan kesehatan,” tegasnya.

Menurut Jihar Firdaus, konflik internal yang terjadi di Puskesmas Ketapang lantaran para petugas medis serta staff di puskesmas itu, meminta agar Kepala Puskesmas segera diganti.

“Dasar permintaan mengganti kepala puskesmas sedang kita dalami. Tapi memang masalah ini, sudah memuncak sejak seminggu terakhi,”sebutnya.

Dia mengatakan, dalam waktu dekat Komisi D, DPRK Aceh Tengah yang membidangi kesehatan, akan segera memanggil semua pihak diantaranya Kepala Dinas Kesehatan Aceh Tengah, Kepala Puskesmas Ketapang serta sejumlah petugas kesehatan yang bertugas di puskemas itu.

“Nanti, kalau sudah tahu akar masalahnya, tentu akan dicari solusinya. Dan kami juga berupaya untuk memediasi para pihak yang sedang berselisih faham,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebagian warga di Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, mengaku kecewa dengan pelayanan Puskesmas Ketapang Nusantara. Pasalnya, ketika warga hendak berobat ke puskesmas tersebut, karena mengalami sakit keras tetapi petugasnya tidak ada ditempat. Bahkan hanya untuk mendapatkan surat rujukan saja warga mulai kesulitan.

Kekecewaan itu disampaikan oleh salah seorang warga Kampung Arul Mesin, Ise-Ise, Kecamatan Linge, Salami kepada Serambinews.com, Jumat (3/7/2020) melalui telepon. Menurut Salami, saat ini, kondisinya ibunya Bidah bin Dangol yang sudah berusia 85 tahun mengalami sakit keras.

“Tadi pagi, kami mau bawa ke Puskemas Ketapang, tapi tidak ada petugasnya,” keluh.(*)

Digarap Warga untuk Lahan Perkebunan dan Pertanian, Pemkab Bener Meriah Tertibkan Kawasan Peternakan

Tolak Kompetisi Liga 1 2020 Kembali Dilanjutkan, PSSI Lobi Persebaya, Persik Kediri, dan Barito

Koordinator MaTA Minta Jaksa Teliti Telusuri Aliran Dana Kasus Jalan Muara Situlen-Gelombang

Penulis: Mahyadi
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved