Breaking News:

Berita Aceh Malaysia

Perkembangan Terbaru Rencana Pemulangan Warga Aceh dari Malaysia, Ini Nomor yang Bisa Dihubungi

Bagi PMI asal Aceh yang tidak sempat mendaftar pada tahap awal, bisa menunggu pengumuman selanjutnya.

Penulis: Zainal Arifin M Nur | Editor: Zaenal
Foto kiriman Jafar Insya Reubee
Pedagang kedai runcit dan Komunitas Melayu Aceh Malaysia (KMAM) menyalurkan bantuan untuk warga miskin terdampak kebijakan pengguncian (lockdown) terbatas, di Greenwood, Gombak, Selangor, Selasa (31/3/2020). 

SERAMBINEWS.COM – Komunitas Melayu Aceh Malaysia (KMAM) kembali mengupdate rencana pemulangan pekerja migran Indonesia (PMI) asal Aceh dari Malaysia.

Dalam siaran pers terbaru kepada Serambinews.com, Senin (6/7/2020), AJK-KMAM untuk Pemulangan PMI asal Aceh menyatakan, usaha pemulangan warga Aceh dari Malaysia, sudah mendapat respons positif dari para bupati/wali kota di Aceh.

“Para bupati/wali kota akan mengirimkan surat ke pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur untuk menyatakan keinginan mereka memulangkan para PMI asal kabupaten/kota mereka masing-masing,” demikian salah satu bunyi pernyataan AJK KMAM yang dikirim oleh Presiden KMAM, Datuk Mansyur Usman kepada Serambinews.com.

Dikatakan, pihak Komunitas Melayu Aceh Malaysia (KMAM), para bupati/wali kota di Aceh, dan pihak KBRI Kuala Lumpur akan bersama-sama melakukan validasi atau pengesahan data yang sudah dikirim oleh para PMI asal Aceh yang ingin ikut program pemulangan.

AJK-KMAM untuk Pemulangan PMI asal Aceh akan menghubungi kembali warga Aceh yang sudah mendaftar untuk program pemulangan untuk kepentingan pengesahan data ataupun meminta beberapa informasi tambahan yang diperlukan.

“Oleh karena itu, kami pihak KMAM, sekali lagi meminta kerja sama para PMI asal Aceh yang sudah mengirimkan data untuk bersedia memberikan informasi yang akan diminta oleh AJK-KMAM untuk Pemulangan PMI asal Aceh,” kata Datuk Mansyur.

Bagi PMI asal Aceh yang tidak sempat mendaftar pada tahap awal, namun ingin ikut program pemulangan ini, diminta menunggu pengumuman resmi dari para bupati/wali kota di Aceh.

"Pihak KMAM di Malaysia mengenai pendataan tahap kedua dan bagaimana mekanisme yang perlu diikuti,” ungkap Datuk Mansyur.

Bahas Pemulangan Warga Aceh di Malaysia, Mualem Temui Kepala BNPB, Ini Hasilnya

Mualem Minta Kapal Laut kepada Menhub Budi Karya Sumadi, Untuk Pulangkan Warga Aceh di Malaysia

Dalam pernyataan tersebut, pihak KMAM juga menyampaikan terima kasih yang sebesar-sebesarnya kepada para bupati/wali kota di Aceh yang sudah bersedia menyambut Seruan Bersama yang dikeluarkan oleh KMAM pada 1 Juni 2020.

Pihak KMAM juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) Pusat, Muzakir Manaf, yang telah meminta kepada para bupati/wali kota se-Aceh, agar bersedia menjalankan tugas dan tanggung jawab pemulangan PMI asal Aceh.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved