Luar Negeri

Korut Tegaskan Tidak Berminat Melakukan Pembicaraan dengan AS, Minta Korsel Tidak Ikut Campur

Negosiasi AS-Korea Utara gagal pada Februari 2019 ketika Trump dan Kim Jong Un gagal mencapai kesepakatan selama pertemuan puncak di Hanoi, Vietnam.

Kevin Lim/The Straits Times via Anadolu Agency
Presiden AS Donald Trump dan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un berjabat tangan usai menandatangani kesepakatan terkait denuklirisasi, dalam pertemuan bersejarah di Singapura, Selasa (12/6/2018). 

Negosiasi AS-Korea Utara gagal pada Februari 2019 ketika Trump dan Kim Jong Un gagal mencapai kesepakatan selama pertemuan puncak di Hanoi, Vietnam.

SERAMBINEWS.COM - Korea Utara mengatakan pihaknya tidak berminat melakukan pembicaraan dengan Amerika Serikat dan meminta Korea Selatan tidak ikut campur.

Seorang pejabat urusan AS di Kementerian Luar Negeri Korea Utara mengatakan kepada KCNA, Selasa (7/7/2020) bahwa negaranya tidak berminat duduk dan bertatap muka dengan AS.

"Berbicara secara eksplisit sekali lagi, kami tidak memiliki niat untuk duduk bertatap muka dengan AS," kata Kwon Jong Gun, dikutip dari VOA.

Pernyataan itu dirilis beberapa jam sebelum Wakil Sekretaris Negara AS, Steve Biegun, dijadwalkan mendarat di Seoul untuk pertemuan yang terfokus pada pembicaraan mengenai program nuklir Pyongyang.

Negosiasi AS-Korea Utara gagal pada Februari 2019 ketika Trump dan Kim Jong Un gagal mencapai kesepakatan selama pertemuan puncak di Hanoi, Vietnam.

Meski kedua belah pihak mengadakan pembicaraan tingkat kerja singkat pada Oktober, Korea Utara sejak itu menolak untuk mengadakan dialog.

Hina Istri Kim Jong Un, Penyebab Korut Marah Besar dengan Korea Selatan

Tank dan Pesawat Tempur Korea Utara Tetap Berbahaya Meski Bukan Produk Modern

Awal bulan ini, Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in mengatakan bahwa diirinya ingin melihat Trump dan Kim Jong Un mengadakan pertemuan sebelum pemilihan presiden AS pada November mendatang.

Sementara itu, Trump mengatakan hubungannya dengan Kim Jong Un tetap kuat, tetapi dia belum lama ini mengomentari kemungkinan pertemuan puncak lainnya.

Halaman
123
Penulis: Agus Ramadhan
Editor: Mursal Ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved