Breaking News:

Berita Nasional

75 Persen Sound System Masjid Kualitasnya Buruk, Jusuf Kalla Ingin Lakukan Perbaikan

Perbaikan sound system masjid tersebut agar masyarakat bisa mendengarkan ilmu dan ajakan yang dikumandangkan dari masjid.

Kompas.com
Ketua DMI Jusuf Kalla saat diwawancara media, Selasa (2/6/2020). (ISTIMEWA) 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Dewan Masjid Indonesia (DMI) berencana memperbaiki pengeras suara di masjid secara nasional.

Hal itu dilakukan karena sekitar 75 persen sound system di masjid seluruh Indonesia kualitasnya buruk.

"75 persen masjid di Indonesia jelek. Tidak bisa didengarkan," kata Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla, Rabu (8/7/2020).

Perbaikan sound system masjid tersebut agar masyarakat bisa mendengarkan ilmu dan ajakan yang dikumandangkan dari masjid dengan jelas.

Komunitas LSC Lhokseumawe Gelar Program MasjidKu, Bersihkan Masjid Sebulan Dua Kali

Tiap Akhir Pekan, BK Masjid Agung Baitul Ghafur Abdya Salur Habis Sedekah untuk Yatim & Fakir Miskin

Belajar dari Masjid Jogokariyan Badan Kemakmuran Masjid Agung Abdya Salur Habis Sedekah Setiap Pekan

"Setelah dipelajari, keliling Indonesia, saya mengambil kesimpulan dasar bahwa di masjid itu 80 persen mendengarkan, 20 persen ibadah," ujar Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 ini.

Apalagi menurutnya, dari Sabang sampai Merauke, Indonesia tersambung dengan seluruh sound system dari 800.000-900.000 masjid dan musala sepanjang hari.

"Azan tersambung dari Sabang sampai Merauke. Awalnya orang adzan di Papua, kemudian lanjut ke Maluku, Sulawesi, Jawa, Sumatera, itu tidak pernah terputus," kata dia.

Dengan kualitas sound system yang bagus, ia pun berharap masyarakat mendapat kemakmuran dari masjid.

DMI Serahkan Bantuan Cairan Pembersih Lantai untuk Masjid Kecamatan di Bener Meriah

Singgung Soal Ajakan Jokowi Berdamai dengan Corona, JK: Kalau Virusnya Enggak Mau Bagaimana?

Ketum PMI Pusat Jusuf Kalla Apresiasi Gerakan Donor Darah ASN Pemerintah Aceh

"Jadi kita datang ke masjid bukan cuma ibadah, mendengarkan khutbah tapi bagaimana meningkatkan pengetahuan, mendorong bagaimana masjid itu dapat memajukan masyarakat, meningkatkan jemaahnya," kata dia.

Tidak hanya rencana perbaikan sound system, JK juga meminta pengurus masjid untuk aktif dalam melihat kondisi jamaah.

"Lebih baik lagi apabila sekarang Covid-19 kita semua pengurus masjid harus lihat jamaahnya. Membantu satu sama lain jamaahnya. Bersatu jadi pusat bantuan dari orang yang sulit," ujar JK.

JK mengungkapkan saat ini DMI telah menjalin kerjasama dengan beberapa bank syariah untuk membantu pemberdayaan umat Islam.

Menurut JK, langkah tersebut dilakukan untuk memakmurkan masyarakat melalui masjid.

"Kita DMI mempunyai MoU dan upaya bersama dengan bank syariah, bagaimana jamaah masjid juga mengetahui bagaimana dapat bantuan keuangan dengan bank syariah bila butuh," tutur JK.

Dirinya berharap pengurus masjid aktif untuk melihat kondisi jamaah di sekitarnya.(tribun network/fah/kps/wly)

Editor: Said Kamaruzzaman
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved