Breaking News:

Berita Aceh Barat

Dewan Minta, Manajemen RSUD Cut Nyak Dhien Dibenahi, Terkait Hasil Pansus DPRK Aceh Barat    

Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat meminta pemerintah setempat segera memperbaiki manajemen di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut..

Penulis: Sa'dul Bahri | Editor: Jalimin
SERAMBINEWS.COM/SA'DUL BAHRI
Ketua DPRK Aceh Barat, Samsi Barmi. 

 

Laporan Sa’dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat meminta pemerintah setempat segera memperbaiki manajemen di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Nyak Dhien Meulaboh guna beranjak kembali pada kelas semula yang saat ini telah turun kelas.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua DPRK Aceh Barat, Samsi Barmi sebagian bagian kesimpulan dari hasil pansus yang telah dilakukan baru-baru ini oleh tim Pansus DPRK Aceh Barat.

“Banyak hal yang harus diperbaiki di rumah RSUD Cut Nyak Dhien saat ini, mulai dari manajemen hingga masalah SDM-nya,” kata Samsi Barmi kepada Serambinews.com, Rabu (8/7/2020).

Ia menambahkan, turunnya kelas rumah sakit juga disebabkan tidak bagusnya manajemen dari pihak rumah sakit tersebut, salah satu penyebab tidak adanya Dokter Sub Spesialis di rumah sakit tersebut, dan persoalan lainnya seperti pengadaan alat kebutuhan yang tidak didasari oleh SDM. Sehingga menyebabkan sebagai alat terbengkalai tidak bisa dimanfaatkan, karena tidak adanya SDM di bagian bidang tersebut.

Disebutkan, ada sejumlah kejanggalan dari temuan pansus yang telah dilakukan oleh pihak DPRK Aceh Barat baru-baru ini, namun belum bisa disimpulkan.

Sebut Tugasnya Berat untuk Membangun Desa, APDESI Minta Keuchik Didukung, Bukan Diperas

Tujuh Bulan DPO, Maling Kambing di Simeulue Ditangkap di Nagan Raya

Ini Kronologis Nelayan Birem Aceh Timur yang Meninggal Tenggelam    

Dan sejauh ini, pihaknya hanya menginginkan adanya perbaikan manajemen dari pihak rumah sakit tersebut, dengan harapan segera dibenahi agar ke depan agar lebih baik lagi.

Ia mengharapkan, pihak manajemen RSUD Cut Nyak Dhien ke depan dapat memacu kenaikan kelas rumah sakit seperti sebelumnya, dengan harapan adanya pelayanan kesehatan yang lebih baik lagi terhadap masyarakat yang membutuhkan layanan medis.

Sejauh ini, pihaknya tidak menyebutkan hasil pansus secara detail yang telah dilakukan baru-baru ini, karena menyangkut ada kejanggalan pihaknya masih melakukan koordinasi dengan pakar ahli dan bidang masing-masing guna diambil kesimpulan.

Langkah tersebut dilakukan agar tidak terburu-buru dalam menyimpulkan setiap adanya temuan dan kejanggalan dari hasil pansus yang sudah dilakukan tersebut.

“Sejumlah temuan di RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh, masih kita konsultasi dan koordinasi dulu dengan para ahlinya, ada hal teknis dan data, untuk menyimpulkan hasil pansus tersebut,” jelas Samsi Barmi.(*)

Sebut Tugasnya Berat untuk Membangun Desa, APDESI Minta Keuchik Didukung, Bukan Diperas

Pernah Bermain di Liga Paraguay, Pemain Asal Bireuen Zikri Akbar Lebih Memilih Liga Indonesia

Kisah Muliana, Gadis Penyandang Disabilitas dari Aceh Utara, Saat Menerima Bantuan AKBP Eko Hartanto

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved