Banjir Pasang Purnama di Meulaboh
Puluhan Rumah di Meulaboh Rusak Diterjang Gelombang Pasang
Kerusakan bangunan banyak terjadi di Gampong Pasir dan Ujong Kalak, karena lokasinya berada di pinggir pantai.
Penulis: Sadul Bahri | Editor: Taufik Hidayat
Sehingga untuk menghindari musibah banjir rob itu, warga sebagian diungsikan ke Tribun Lapangan Bola Kaki Teuku Umar, dan sebagian lainnya ke tempat saudara dan keluarga masing-masing di luar Gampong tersebut.
Gelombang besar itu mulai terjadi sejak subuh, sekitar pukul 07.00 WIB perlahan-lahan mulai masuk ke rumah warga, dan menjelang siang gelombang kian membesar dan air pun terus menggenangi rumah penduduk di kawasan Gampong Belakang, Ujong Kalak, Suak Indrapuri dan Suak Ribee dengan ketinggian mencapai 10 hingga 50 cm di sebagian rumah warga.
Kondisi tersebut lantas membuat ribuan warga di daerah itu panik, karena peristiwa itu baru mereka rasakan luapan air laut yang besar, meski tahun 2007 silam juga pernah terjadi namun tidak separah saat ini.
“Untuk Korban jiwa tidak ada, akan tetapi kerusakan rumah akibat banjir rob ini jelas banyak di Gampong Pasir,” ungkap Indra Gunawan.
Ia berharap kepada pemerintah untuk segera menuntaskan pembangunan tanggul pengaman pantai, di kawasan Gampong Pasir, sebab daratan desa tersebut kini semakin mengecil.
Sehingga sebelum desa tersebut hilang menjadi lautan diminta agar segera adanya penanganan.
“Hampir rata-rata rumah warga di desa kita di Gampong Belakang terendam banjir, ini peristiwa besar yang terjadi saat ini yang sebelumnya tidak separah ini,” ungkap Effizal Idrus, Keuchik Gampong Belakang.
Disebutkan, di Gampong Belakang telah didirikan dua dapur umum untuk kebutuhan masyarakatnya, sebab banyak warga yang tidak bisa memasak di rumahnya karena telah terendam banjir.
Sehingga dengan adanya dapur umum itu bisa membantu sebagian warga, sedangkan sebagian warga lainnya mengungsi ke tempat saudara masing-masing.(*)
• Ini Chat Pertama Rey Mbayang yang Bikin Dinda Hauw Setujui Ajakan Taaruf Hingga Menikah
• Bayar Kurban Secara Online, Bagaimana Hukumnya? Simak Penjelasan Buya Yahya
• Petugas BKSA Aceh Bersama Relawan Usir Kawanan Gajah Liar di Pidie Jaya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/evacuate.jpg)