Breaking News:

Berita Aceh Tengah

Sah, Bupati Shabela Abubakar Resmi Berdamai Dengan Wabup Firdaus

Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar ketika mengikuti prosesi jalannya acara damai mengenakan baju kerawang.

SERAMBINEWS.COM/MAHYADI
Proses perdamaian konflik antara Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar dengan Wabup Firdaus di Gedung DPRK Aceh Tengah, Sabtu (11/7/2020). SERAMBINEWS.COM/MAHYADI 

 Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar ketika mengikuti prosesi jalannya acara damai mengenakan baju kerawang. 

Laporan Mahyadi | Aceh Tengah

SERAMBINEWS.COM, TAKENGON – Konflik antara Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar dengan wakilnya Firdaus resmi berakhir setelah keduanya berikrar untuk berdamai.

Perdamaian kedua pimpinan daerah tersebut, berlangsung dalam rapat paripurna istimewa DPRK Aceh Tengah dengan agenda prosesi perdamaian Bupati dan Wabup di ruang sidang dewan setempat, Sabtu (11/7/2020).

Rapat paripurna istimewa DPRK Aceh Tengah itu, dipimpin oleh Ketua Dewan, Arwin Mega, Wakil Ketua, Edi Kurniawan,

Wakil Ketua, Ansari, sebagian besar anggota DPRK, anggota Forkopimda serta sejumla tokoh adat. Rapat yang seyogyanya dilaksanakan pukul 09.30 WIB, akhirnya baru terlaksana sekira pukul 11.30 WIB.

Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar ketika mengikuti prosesi jalannya acara damai mengenakan baju kerawang. Begitu juga dengan Wabup Firdaus yang mengenakan balutan kerawang berwarna hitam dengan corak merah.

Pada saat berjalannya rapat paripurna istimewa, diawali dengan shalawat badar, serta pembacaan sambutan dari Ketua DPRK Aceh Tengah Arwin Mega.

Sudah Dicabulinya, Pria Ini Nikahkan Anak Tiri Dengan Pria Tunanetra untuk Tutupi Aksi Bejatnya

Bupati dan Kapolres Abdya Panen Raya Program Ketahanan Pangan

Jelang Proses Belajar Tatap Muka, Brimob Polda Aceh Sterilkan SMA 2 Banda Aceh

Dalam pidatonya, Arwin Mega menyebutkan, bahwa momentum perdamaian atas perselisihan yang terjadi antara Bupati Shabela Abubakar dengan Wabup Firdaus merupakan berkat do’a serta dukungan dari masyarakat terhadap lembaga dewan, khususnya tim Panitia Khusus (Pansus) DPRK Aceh Tengah yang telah bekerja sepenuh hati. “Upaya kita akhirnya bias terwujud, adanya sebuah kesepakatan damai seperti yang kita saksikan hari ini,” kata Arwin Mega.

Dia menuturkan, terciptanya perdamaian tersebut, tidak terlepas dari dari kebesaran hati Bupati maupun Wakil Bupati Aceh Tengah, sehingga momen perdamaian bisa terlaksana. Begitu juga dengan adanya dukungan dari anggota Forkopimda dan Majelis Adat Gayo (MAG). “Kita berharap Bupati dengan wakil bupati, bisa seiring sejalan untuk membangun daerah ini,” pungkasnya.

Halaman
12
Penulis: Mahyadi
Editor: Nur Nihayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved