Senin, 20 April 2026

Bukan Hanya Perokok, Siapa Saja Beresiko Kena Kanker Paru-Paru, Begini Cara Mencegahnya

Selama ini, banyak dari kita berpikir hanya perokok aktif yang akan mengalami kanker paru-paru.

Editor: Faisal Zamzami

SERAMBINEWS.COM - Merokok telah menjadi penyebab utama kanker paru-paru di dunia ini.

Namun, mereka yang tidak merokok pun berpeluang besar mengalami hal yang sama.

Menurut data Cleveland, orang yang menjadi perokok pasif, terpapar asber atau radon, atau memiliki riwayat keluarga dengan kanker paru-paru pun juga berisiko mengalaminya.

Selama ini, banyak dari kita berpikir hanya perokok aktif yang akan mengalami kanker paru-paru.

Menurut ahli kanker Nathan Pennell, sebagian besar mereka yang meninggal karena kanker paru-paru telah berhenti merokok jauh sebelum mereka didiagnosis kanker paru-paru.

"Ada stigma besar yang terkait dengan kanker paru-paru karena mayoritas orang yang meninggal akibatnya adalah perokok atau mantan perokok," tambahnya.

Padahal, siapa pun yang terpapar karsinogen berisiko besar mengalami kanker paru-paru.

Jadi, kanker paru-paru adalah penyakit yang harus menjadi perhatian semua orang.

Asap tembakau adalah salah satu zat paling adiktif yang dikenal manusia.

Kecanduan adalah penyakit.

"Entah perokok atau tidak, semua orang harus berusaha maksimal agar terhindar dari penyakit ini," ucapnya.

Gejala kanker paru-paru Deteksi awal adalah kunci untuk kesembuah pennyakit ini.

Itu sebabnya, kita perlu lebih peka terhadap gejala awal kanker paru-paru.

Menurut laman Cancer Center, gejala awal kanker paru-paru bisa batuk ringan atau sesak napas, tergantung pada bagian mana dari paru-paru yang terpengaruh.

Ketika kanker berkembang, gejala-gejala ini dapat menjadi lebih parah atau intens.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved