Breaking News:

Berita Aceh Tengah

Meski Sudah Damai dengan Wakil Bupati, Shabela Belum Cabut Laporan Polisi, Proses Hukum Masih Lanjut

Ternyata sampai kini Shabela Abubakar belum mencabut laporannya secara resmi ke Polda Aceh, sehingga proses hukum masih tetap berlanjut.

IST
konflik antara Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar dengan wakilnya, Firdaus 

Laporan Mahyadi | Aceh Tengah

SERAMBINEWS.COM, TAKENGON - Sejumlah warga yang mengatasnamakan masyarakat peduli Gayo menjumpai pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tengah, Senin (1/7/2020), untuk meminta agar Tim Pansus Dewan dapat mendesak Bupati Shabela Abubakar mencabut laporan polisi terkait perseteruannya dengan Wakil Bupati, Firdaus.

Meski proses damai sudah berlangsung selama beberapa pekan, tepatnya pada Sabtu (11/7/2020) lalu yang difasilitasi tim Pansus DPRK Aceh Tengah, ternyata sampai kini Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar belum mencabut laporannya secara resmi ke Polda Aceh, sehingga proses hukum masih tetap berlanjut.

Atas dasar itu sejumlah masyarakat mulai mempertanyakan komitmen Bupati Aceh Tengah yang awalnya berjanji akan segera mencabut laporan polisi. Sementara itu, kehadiran beberapa warga tersebut diterima langsung oleh Ketua DPRK Aceh Tengah.

“Di dalam proses perdamaian lalu, kan ada ikrar perjanjian yang sudah ditandatangani kedua belah pihak. Salah satu perjanjian mencabut laporan polisi, “ kata salah seorang warga dari masyarakat peduli Gayo, Subhan kepada Ketua DPRK Aceh Tengah.

Masyarakat Peduli Gayo Datangi Gedung Dewan, Minta Pansus Desak Bupati Shabela Cabut Laporan Polisi

Sah, Bupati Shabela Abubakar Resmi Berdamai Dengan Wabup Firdaus

Wabup Aceh Tengah, Firdaus Mengaku dari Dahulu Ingin Berdamai dengan Shabela Abubakar

Untuk itu, lanjut Subhan, pihaknya mendesak agar dewan khususnya tim pansus untuk segera meminta Bupati Shabela bisa mencabut laporan tersebut.

“Persoalannya proses damai sudah dilakukan, tapi masih ada yang dipanggil polisi terkait dengan perkara ini. Harusnya kan semua sudah selesai setelah ada perdamaian, “ tuturnya.

Menanggapi laporan dari masyarakat peduli Gayo, Ketua DPRK Aceh Tengah Arwin Mega menyebutkan, sampai kini pimpinan dewan belum menerima laporan resmi dari tim pansus terkait dengan perkembangan proses damai antara Bupati dengan Wabup Firdaus.

“Sampai dengan saat ini Tim Pansus kan masih bekerja, karena pansus kan punya waktu selama enam bulan,” kata Arwin Mega.

Shabela Minta Petugas Usir Orang Masuk ke Aceh Tengah yang Tak Jelas Tujuan dan Tak Mau Dikarantina

Wabup Galu: Jika DPRA Hambat Pembangunan di Wilayah Tengah-Barat Selatan, Aceh Tetap Miskin

Brigjen Prasetijo Perintahkan Bakar Surat Jalan Djoko Tjandra, Bareskrim Tetapkan Sebagai Tersangka

Menurut Arwin Mega, pihaknya akan segera melakukan pertemuan dengan tim pansus untuk membicarakan perkembangan proses perdamaian antara Bupati Shabela dengan Wabup Firdaus.

“Melalui tim pansus, kita akan mendesak Bupati untuk mencabut laporan polisi. Hanya saja, kita ingin tahu juga apa penyebabnya sehingga laporan itu belum juga dicabut, “ ungkapnya.

Dia menambahkan, konflik antara Bupati Shabela Abubakar dengan Wabup Firdaus selangkah sudah selesai pascaproses perdamaian, namun ada beberapa hal yang masih belum tuntas.

“Barangkali ada beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk mencabut laporan itu, tapi kita juga tidak tahu. Kita menginginkan, kalau perdamaian ini kan harus dilaksanakan secara hakiki. Jangan ada masalah lagi kalau memang benar benar sudah berdamai, “ pungkasnya.(*)

Penulis: Mahyadi
Editor: Said Kamaruzzaman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved